Jumat, 15 Mei 2026

Komisi III DPR Bakal Pelajari Draf RUU KUHAP versi YLBHI

Penulis : Ilham Oktafian
22 Jul 2025 | 11:09 WIB
BAGIKAN
 Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

JAKARTA, investor.id - Komisi III DPR bakal mempelajari draf tandingan Rancangan Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) yang dibuat oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan mengungkapkan, draf tandingan dari YLBHI menjadi bahan masukan yang penting bagi dewan dalam membahas RUU KUHAP. 

"Pengalaman YLBHI paling penting sebagai lesson learned untuk KUHAP kita," kata Hinca kepada wartawan Selasa (22/7/2025).

ADVERTISEMENT

Hinca menyebut, YLBHI mempunyai data yang lengkap untuk memperbaiki KUHAP yang berlaku saat ini. Termasuk kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian saat proses penyidikan.

Terlebih, kata Hinca, YLBHI sudah berpengalaman mengadvokasi masyarakat yang memiliki kasus hukum sejak era Orde Baru.

"Kalau dari kampus-kampus, pemikiran, gagasan tapi kalau teman-teman YLBHI, punya pengalaman mulai zaman Bang Buyung (Adnan Buyung Nasution)," ujarnya.

Lebih lanjut, Hinca kembali menekankan bahwa pihaknya bakal memperhatikan masukan dari YLBHI. Alasannya, YLBHI maupun Koalisi Masyarakat Sipil mempunyai tujuan yang sama untuk memperbaiki KUHAP yang berlaku saat ini. 

Nantinya, Komisi III DPR bakal terbuka apabila YLBHI kembali menyerahkan data lanjutan untuk RUU KUHAP yang masih dalam pembahasan.

"Saya bilang, wah ternyata berbeda dari apa yang kami rasakan. Ini sangat sama, pandangannya sama, pikirannya sama, semangatnya sama. Membuat KUHAP menjadi baik dalam rangka mendampingi warga negara yang mencari kepentingan," imbuhnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia