Nadiem Apresiasi KPK, Beri Kesempatan Jelaskan Soal Pengadaan Google Cloud
7 Aug 2025 | 19:40 WIB
JAKARTA, investor.id – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim selesai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (7/8/2025). Nadiem diperiksa kurang lebih selama 9 jam terkait pengadaan Google Cloun di Kemendikbudristek.
Nadiem mengaku sudah memberikan keterangan secara komprehensif soal pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek. Dia pun mengapresiasi KPK karena memberikan kesempatan kepada dirinya untuk memberikan penjelasan soal ini.
"Alhamdulillah sudah selesai. Saya diminta memberikan keterangan mengenai pengadaan cloud di Kemendikbud. Alhamdulillah lancar, saya bisa memberikan keterangan dan saya ingin memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada KPK juga untuk telah memberikan saya kesempatan untuk melakukan keterangan ini," ujar Nadiem Makarim seusai diperiksa.
Nadiem juga mengapresiasi awak media yang sudah lama menunggu dirinya. Dia pun pamit agar diizinkan kembali ke keluarga.
"Sekarang permisi dulu saya mau kembali ke keluarga, terima kasih sekali lagi kepada rekan-rekan media," pungkas Nadiem Makarim.
Diketahui, KPK sedang menyelidiki kasus Google Cloud di Kemendikbudristek. Kasus yang ditangani KPK ini berbeda dengan kasus yang sedang diusut Kejagung, soal pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek.
Sejumlah pihak sudah dipanggil KPK untuk dimintai keterangan, termasuk eks stafsus Nadiem, Fiona Handayani pada 30 Juli 2025 lalu. Kemarin, KPK juga memeriksa pemegang saham Gojek Tokopedia GoTo Melissa Siska Juminto dan mantan CEO GoTo Andre Soelistyo.
Ketiganya diminta penyelidik KPK untuk menjelaskan proses dan mekanisme pengadaan google cloud di era kepemimpinan Nadiem.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






