Jumat, 15 Mei 2026

Mendagri Ungkap Demonstrasi Terjadi di 32 Provinsi, 9 di antaranya Rusuh 

Penulis : Muhammad Farhan
2 Sep 2025 | 17:50 WIB
BAGIKAN
Aksi anarkis massa membakar kantor dan kendaraan di Gedung DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (30/8/2025) menimbulkan korban jiwa. (Foto: B-Universe/ Ifan Ahmad)
Aksi anarkis massa membakar kantor dan kendaraan di Gedung DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (30/8/2025) menimbulkan korban jiwa. (Foto: B-Universe/ Ifan Ahmad)

JAKARTA, investor.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan, ada 107 titik aksi unjuk rasa masyarakat dan mahasiswa yang terjadi sejak 25 Agustus 2025. Aksi tersebar di 32 provinsi seluruh Indonesia. Insiden kerusuhan berupa perusakan fasilitas umum dan kericuhan terjadi di 9 provinsi.

Tito menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat koordinasi (rakor) inflasi di kantor Kementerian Dalam Negeri pada Selasa (2/9/2025). 

"Kami mencatat ada 107 titik aksi di 32 provinsi sejak 25 Agustus 2025," terang Tito dalam rapat daring seperti ditayangkan dalam live youtube Kemendagri.

ADVERTISEMENT

Dalam tayangan presentasi peta titik aksi, sejumlah provinsi ditandai dengan warna merah dan kuning. Teruntuk warna kuning, Tito mengungkapkan aksi unjuk rasa berjalan kondusif, sedangkan untuk warna merah, aksi berjalan rusuh.

"Untuk yang merah, itu terjadi di Sumatera Utara, Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Barat, yang kami catat berakhir kerusuhan berupa pengerusakan dan pembakaran," terang Tito.

Sebelumnya, Dua pimpinan konfederasi serikat buruh, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), menilai ada “penumpang gelap” yang menyusupi aksi unjuk rasa di Jakarta minggu lalu hingga berujung kerusuhan. 

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, kelompok perusuh yang membakar fasilitas umum diperkirakan berjumlah sekitar 100 orang.

“Ada terasa benar (penumpang gelap), dan teman-teman buruh sudah bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Saya minta, saya perintahkan ikut bersama pemerintah daerah untuk mengamankan aset negara. Itu kan yang dibakar-bakar itu aset negara, uang publik juga,” ujar Said saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/9/2025).

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia