Ekonom Celios Bahas Pengawasan Dana Rp 200 Triliun ke Perbankan
JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menyalurkan dana senilai Rp 200 triliun ke lima bank yang tergabung dalam himpunan bank milik negara (Himbara). Langkah ini dilakukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, tentu penting dilakukan pengawasan. Bhima Yudhistira Adhinegara selaku Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) mengatakan pengawasan paling penting terkait penyaluran kredit.
“Soal pengawasan yang paling penting adalah penyaluran kredit tidak masuk ke sektor yang berisiko tinggi seperti batu bara,” ujar Bhima kepada B-Universe, Minggu (14/9/2025).
Ia menjelaskan, harga batu bara turun sebanyak 27% dalam satu tahun terakhir. Pihak China dan India pun mengurangi impor batu bara dari Indonesia.
“Trend transisi energi juga meninggalkan batubara, sehingga bank harus hati-hati jangan salah masuk,” terangnya.
Tidak kalah penting poin lainnya adalah pengawasan terhadap risiko kredit fiktif, dan kredit penugasan ke Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Perlu analisis kredit yang pruden, karena Kopdes MP tidak semua siap menerima kredit apalagi plafon sampai Rp 5 miliar per kopdes. Begitu juga harus dicek apakah debitur MBG terkait dengan PEP (Political Expose Person, red) yang meningkatkan risiko korupsi misalnya,” tandasnya.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






