Jusuf Hamka Klarifikasi Kedatangan Anaknya ke Kejagung, Jelaskan Konsesi Tol Cawang-Pluit
JAKARTA, investor.id - Pengusaha jalan tol Jusuf Hamka memberikan klarifikasi atas kehadiran anaknya, Fitria Yusuf ke Kejaksaan Agung (Kejagung) pada akhir pekan lalu. Jusuf Hamka menegaskan, Fitria Yusuf atau PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) hadir bukan untuk memenuhi panggilan, karena belum menerima surat panggilan dari Kejagung.
"Saya suruh anak saya proaktif, anak saya belum dipanggil. Saya suruh dia ke sana, bukan dipanggil, saya suruh ke sana, coba di TikTok katanya kita dipanggilkan. Jadi anak saya suruh aktif, jelaskan apa konsesi. Semua dokumen dikasih, tidak ada masalah," ujar Jusuf Hamka di Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2025).
Jusuf menegaskan tidak khawatir dengan berita yang menyebutkan Kejagung tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi konsesi Tol Cawang-Pluit. Dia menilai penyelidikan dari Kejagung justru menjadi audit khusus dari pemerintah agar CMNP bekerja secara profesional dan sesuai kaidah hukum.
"Buat kita penyelidikan Kejagung ini special audit dari pemerintah, memperkokoh kita untuk jalan lebih baik kedepan," tandas pria yang kerap disapa Babah Alun ini.
"Penyelidikan dari Kejagung kita harus hargai, kan penyelidikan kan bukan berarti ada masalah pidana, perdata, itu nggak. Dan itu kita harus percaya Kejaksaan Agung, kita di zaman Pak Prabowo ini cukup amanah dan baik," tambah Jusuf Hamka.
Sebelumnya, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna mengaku, Fitria Yusuf datang dan telah melakukan klarifikasi di Kejagung pada Jumat (12/9/2025).
“Jumat kemarin diminta keterangan sifatnya hanya klarifikasi," kata Anang.
Anang mengaku belum dapat menjelaskan secara detail duduk perkara konsesi Tol Cawang-Pluit oleh CMNP. “Masih klarifikasi dalam tahap penyelidikan dan sifatnya masih tertutup," tegas Anang.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






