Pemerintah Siapkan 100 Gedung Sekolah Rakyat Permanen untuk 2026
JAKARTA, investor.id - Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan 100 gedung Sekolah Rakyat permanen pada 2026. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 46.000 siswa di tahun depan.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau kerap disapa Gus Ipul menyebutkan bahwa hampir satu juta lulusan SMP harus putus sekolah sehingga pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat desil satu dan dua.
“Kita temukan dari data BPS, ada hampir satu juta anak lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan. Dari sinilah Sekolah Rakyat hadir, untuk mereka yang belum sempat mendapatkan kesempatan,” ujar Gus Ipul dalam wawancara bersama Beritasatu TV, dikutip Minggu (19/10/2025).
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu terobosan utama di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mengentaskan kemiskinan.
Sekolah berasrama gratis ini dirancang untuk memberi kesempatan belajar bagi anak-anak yang sebelumnya terhambat secara ekonomi.
Dalam satu tahun pelaksanaan, telah berdiri 165 titik Sekolah Rakyat perintisan di berbagai daerah, menampung hampir 16.000 siswa dan melibatkan lebih dari 5.000 tenaga pendidik serta wali asrama.
Selain pendidikan formal, program ini juga membantu siswa menemukan minat dan potensi mereka melalui tes DNA Talenta bekerja sama dengan Universitas Ary Ginanjar. Lulusan Sekolah Rakyat nantinya diarahkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi atau mengikuti pelatihan vokasi bersama Kementerian Ketenagakerjaan.
“Kalau 500 Sekolah Rakyat berdiri, berarti ada 500 ribu keluarga yang lebih berdaya, yang terlepas dari kemiskinan,” terang Gus Ipul.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


