Motif Pelaku Penyiraman Air Keras Bikin Heran, Hakim: kok Bisa Seemosional Itu
JAKARTA, investor.id - Hakim Ketua Kolonel Fredy Ferdian Isnartanto mengaku heran dengar motif keempat prajurit TNI menyiram air keras kepada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Para terdakwa itu mengaku sakit hati lantaran melihat video Andrie Yunus yang menerobos ruang rapat pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta. Video tersebut viral di media sosial.
"Apa kepentingan Saudara dengan kepentingan Saudara AY menggugat ke MK, ada gak kepentingan Saudara," tanya Fredy kepada terdakwa II Serda Edi dalam persidangan, Rabu (13/6/2026).
"Siap tidak ada kepentingan," jawab Edi.
Lalu Fredy juga mempertanyakan tuduhan serda Edi terhadap fitnah Andrie Yunus kepada TNI sebagai dalang dari kerusuhan. Hal itu dinilai Fredy tidak ada hubungan emosional dalam peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
"Apakah saudara pernah difitnah secara pribadi," cetus Fredy.
"Siap, tidak ada," jawab Edi dengan tegas.
Fredy lalu kembali menanyakan dasar perbuatan yang jadi motif terdakwa Serda Edi terhadap peristiwa tersebut. Terlebih alasan Edi melakukan perbuatan hanya karena penerobosan saat revisi UU TNI di Hotel Fairmont.
"Ada enggak hubungan saudara dengan revisi UU TNI, emang saudara yang merumuskan UU TNI," tanya Fredy
"Siap, tidak," jawab Edi.
Fredy kembali mencecar pertanyaan terhadap terdakwa Serda Edi. Namun lagi-lagi Edi hanya bisa menjawab tidak ada hubungannya.
"Dua, tiga dan empat pasti juga sama. Tapi pertanyaanya kok bisa emosional seperti itu, se-emosional itu, sehingga melakukan langkah-langkah itu," tutup Fredy sembari menarik napas tanda heran terhadap keempat terdakwa.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler




