Anomali Cuaca Akibat Pemanasan Global
BANDUNG- Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Lapan
Afif Budiyono mengatakan perubahan iklim dan anomali cuaca yang terjadi
saat ini sebagai pengaruh dari pemanasan global.
"Atmosfer
sekarang diindikasikan karena ada pemanasan global sehingga kasusnya
iklim jadi bergeser atau berubah," kata Afif Budiyono di Kantor Lapan
Jalan Junjunan Kota Bandung.
Anomali cuaca yang
terjadi saat ini juga menimbulkan musim kemarau yang tetap sering turun
hujan sehingga disebut musim kemarau basah.
"Istilahnya kalau musim kemarau seperti sekarang namanya kemarau basah. Persis seperti 2010," kata Afif Budiyono.
Menurutnya, penyebab lain pemanasan global semakin menjadi-jadi
adalah aktivitas manusia yang menggunakan bahan bakar fosil secara
berlebihan.
"Penyebabnya aktivitas manusia, misalnya penggunaan bahan bakar fosil yang berlebihan tidak terkontrol," katanya.
Kini sedang gencar dilakukan adalah pengereman emisi gas rumah kaca (GRK).
Gas-gas tersebut sebenarnya muncul secara alami di lingkungan, tetapi dapat juga timbul akibat aktivitas manusia.
"Emisi GRK itu kebanyakan CO2, CA4. Kalau CO2 itu dari aktivitas
manusia. Transportasi, industri, listrik, batu bara, dan lain-lain,"
kata dia.
Guna menekan pemanasan global yang terjadi, Afif
menghimbau agar Indonesia turut berkontribusi menurunkan emisi bahan
bakar.
"Indonesia harus berkontribusi untuk menurunkan emisi," kata Afif. (ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler

