Kamis, 14 Mei 2026

19 Orang Meninggal Akibat Bencana di Sulawesi Utara

Penulis : Anis Rifatul Ummah
20 Jan 2014 | 07:20 WIB
BAGIKAN

MANADO-Terdapat 19 orang meninggal akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sulawesi Utara, Rabu (15/1).

"Sampai saat ini jumlah korban tewas akibat bencana itu 19 orang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara (Sulut) Noldy Liow, di Manado, Minggu.

Noldy Liow didampingi Crist Laotonga, Kasubdit Tanggap Darurat BPBD Sulut menambahkan, korban meninggal tersebut antara lain terdapat di Kota Manado, Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.

Dia mengatakan, terkait dengan longsor di ruas jalan Tinoor, yang menghubungkan Kota Manado-dan Kota Tomohon saat ini TNI sementara membangun jembatan bailey di lokasi tersebut.

Jembatan Bailey tersebut juga telah dibangun di lokasi jalan putus jembatan kuning, di kawasan Bolevard Manado.

Menjawab pertanyaan Antara, dia mengatakan, pencarian terhadap korban tanah longsor di Tinoor oleh Tim SAR dan TNI juga masih dilakukan.

sebelumnya pada Rabu (15/1), Sulut mengalami bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada sejumlah kota dan kabupaten.

Daerah tersebut antara lain, Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Sitaro. (*/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 32 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia