Jokowi: Jangan Gunakan Masjid untuk Kampanye
MALANG-Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat agar masjid
tidak digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye terkait datangnya
bulan suci Ramadhan 1435 Hijriah.
"Ya kan memang sudah ada
aturannya tidak boleh untuk kampanye. Jadi, masjid tidak boleh digunakan
untuk berkampanye," kata Jokowi di Bandara Abdul Rahman Saleh, Malang,
Jawa Timur, Jumat malam.
Menurut dia, kegiatan ibadah tidak
boleh dijadikan satu dengan kegiatan kampanye, sehingga diimbau agar
tidak ada yang memanfaatkan masjid sebagai salah satu tempat kampanye.
"Kalau menurut saya, ibadah ya ibadah. Shalat maghrib ya shalat,
atau shalat tarawih ya shalat. Jangan dicampur aduk atau digabungkan
dengan kegiatan lainnya di luar ibadah," ujar Jokowi.
Terkait pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres)
tahun ini, dia juga mengimbau agar tidak ada fitnah, kampanye hitam dan
isu SARA yang mewarnai bulan suci Ramadhan.
"Sebetulnya
bukan imbauan, tapi memang oknum yang membuat dan menyebarkan isu-isu
tersebut harus segera ditangkap. Jangan sampai bulan suci ini diwarnai
dengan segala macam bentuk hasutan. Itu kan tidak benar," tutur Jokowi.
Dia pun mengharapkan agar bulan puasa benar-benar dimanfaatkan
untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan Ramadhan,
sehingga semakin dekat dengan Allah SWT.
"Bulan suci
Ramadhan ini harus kita jalani dengan kesalehan-kesalehan, dengan
kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pendekatan kita kepada Allah,
dan juga dengan kebaikan-kebaikan," ungkap Jokowi.
Pemilu
Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014 diikuti pasangan capres dan
cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

