Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Patok Insentif Pembelian Motor Listrik Rp 7 Juta

Penulis : Arnoldus Kristianus
6 Mar 2023 | 18:24 WIB
BAGIKAN
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu (paling kanan) dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Senin (06/03/2023).
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu (paling kanan) dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Senin (06/03/2023).

JAKARTA,investor.id - Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan insentif sebesar Rp 7 juta untuk pembelian motor listrik. Pemerintah mematok sebanyak 250 ribu unit motor listrik, yaitu 200 ribu unit pembelian sepeda motor baru dan 50 ribu unit untuk konversi sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi motor listrik, mendapatkan subsidi tahun ini.

“Motor listrik yang mendapatkan bantuan pemerintah, yaitu diproduksi di Indonesia dengan syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri 40% atau lebih,” ucap Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Senin (06/03/2023).

Febrio mengatakan, produsen yang mendapatkan insentif merupakan produsen motor listrik yang memenuhi kriteria, yaitu tidak menaikkan harga jual selama masa pemberian bantuan dan berkomitmen memproduksi sepeda motor dalam jumlah tersebut.

ADVERTISEMENT

Target penerima bantuan pemerintah untuk konversi sepeda motor konvensional berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik diutamakan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khususnya penerima kredit usaha rakyat (KUR), penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan pelanggan listrik 450 sampai 900 VA.

"Hal ini dimaksudkan agar penggunaan motor listrik untuk mendorong produktivitas dan efisiensi usaha pelaku UMKM," kata dia.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah berperan penting dalam mendorong suatu industri, dan untuk mengejar adopsi Kendaraan Berbasis Listrik Berbahan Baterai (KBLBB) di Indonesia, maka pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang pro terhadap program ini.

Regulasi tersebut didesain berupa skema bantuan pemerintah yang diharapkan dapat menstimulasi pasar kendaraan listrik. Memang saat ini sudah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program KBLBB, namun kebijakan tersebut belum cukup untuk menggenjot produksi dan penjualan KBLBB di Indonesia. Penggunaan KBLBB akan mendorong keberlanjutan alam dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan sumber daya Indonesia yang kaya akan bahan baku critical minerals untuk KBLBB.

“Saat ini, kita sedang bangun industri baterai, tentunya akan mendorong penciptaan lapangan kerja baru dan menaikkan pendapatan negara kita,” kata Luhut.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan pihaknya mengusulkan pemberian bantuan pemerintah terhadap pembelian motor listrik sebanyak 200 ribu unit sampai dengan Desember 2023. Sedangkan untuk mobil listrik sebanyak 35.900 unit diberikan bantuan pemerintah sampai desember 2023. “Untuk bus, kami usulkan, sejumlah 138 unit sampai Desember 2023,” imbuh Agus.

Agus mengatakan pihaknya sudah menyiapkan skema yang melibatkan beberapa Kementerian/Lembaga lembaga termasuk perbankan sendiri produsen kendaraan listrik. Kementerian Perindustrian (Kemenperin bertugas sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Kemenperin juga bertugas sebagai sehingga betul-betul memastikan bahwa yang diberikan bantuan oleh pemerintah terhadap belanja motor dan mobil adalah masyarakat yang sesuai kriteria.

“Sistem sudah kami siapkan. mudah-mudahan kami siapkan dalam waktu dekat, Insya Allah selesai dalam waktu seminggu, yaitu pedoman umum. Salah satu prinsipnya dia mempunya fasilitas produksi di Indonesia, dan kemudian kita tingkatkan fasenya sampai ke TKDN,” kata Agus.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia