Trump Tidak Peduli dengan Indonesia atau Asean
JAKARTA, investor.id – Indonesia bersama negara-negara Asean menjunjung konsep kesetaraan dan keadilan dalam proses negosiasi tarif bea masuk dengan Amerika Serikat (AS). Namun demikian, pendekatan itu dinilai tidak cukup untuk merespons langkah unilateral dari Presiden AS Donald Trump.
Secretary General of the International Economic Association, Lili Yan Ing menyampaikan, Indonesia dan negara-negara Asean lain semestinya bisa lebih agresif dan tajam dalam strategi negosiasi dengan AS. Ini juga dimaksudkan untuk Indonesia bersama Asean berperan lebih jauh menekan risiko dampak ketidakpastian global akibat kebijakan tarif AS.
Indonesia dan Asean sadar betul bahwa perusahaan-perusahaan AS telah banyak diuntungkan dari perdagangan dan investasi di wilayah ini. Oleh karena itu, narasi tentang perusahaan-perusahaan asal AS itu dapat juga dimanfaatkan dalam negosiasi.
Baca Juga:
Asean Harus Bersatu Hadapi Tarif Trump“Trump tidak peduli dengan Indonesia, dia tidak peduli dengan Asean, dia hanya mendengarkan koloni-koloninya saja,” kata Lili kepada B-Universe usai menghadiri Investor Daily Roundtable di Hotel The Westin Jakarta, Rabu (30/4/2025).
Di sisi lain, Lili menyampaikan Indonesia dan negara-negara yang tergabung dalam Asean juga harus mendesak AS bahwa tarif tersebut adalah kesalahan besar yang akan merugikan dunia dan menimbulkan resesi.
Lebih lanjut, Lili menjelaskan sebelumnya Indonesia dan menteri perdagangan di 10 negara Asean telah menyepakati tidak akan melakukan retaliasi serta menjunjung sistem perdagangan multilateral dan Perlakuan Negara Paling Disukai (Most Favored Nation/MFN).
Baca Juga:
Asean Mampu Redam Dampak Perang TarifTapi di saat yang sama, Indonesia bisa mengadvokasi negara-negara Asean harus menyampaikan pada tingkat pemimpin bahwa tarif AS ini sejatinya telah merusak hubungan antara AS dan Asean. Gagasan tersebut dapat disepakati bersama pada Mei 2025 dalam pertemuan pimpinan negara-negara Asean.
“Saya berharap semua leaders sepakat menyatakan standpoint yang sangat jelas bahwa agresi tarif Trump adalah satu kesalahan dan merusak hubungan antara Asean dengan Amerika yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak,” jelas Lili.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






