Kamis, 14 Mei 2026

Trump Tidak Peduli dengan Indonesia atau Asean

Penulis : Monique Handa Shafira
30 Apr 2025 | 22:36 WIB
BAGIKAN
Secretary General International Economic Association, Lili Yan Ing dalam Investor Daily Roundtable sesi Fireside Chat dengan tema "Antara AS-China: Strategi Indonesia", Jakarta, Rabu (30/4/2025). (Investor Daily/David Gita Roza)
Secretary General International Economic Association, Lili Yan Ing dalam Investor Daily Roundtable sesi Fireside Chat dengan tema "Antara AS-China: Strategi Indonesia", Jakarta, Rabu (30/4/2025). (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Indonesia bersama negara-negara Asean menjunjung konsep kesetaraan dan keadilan dalam proses negosiasi tarif bea masuk dengan Amerika Serikat (AS). Namun demikian, pendekatan itu dinilai tidak cukup untuk merespons langkah unilateral dari Presiden AS Donald Trump.

Secretary General of the International Economic Association, Lili Yan Ing menyampaikan, Indonesia dan negara-negara Asean lain semestinya bisa lebih agresif dan tajam dalam strategi negosiasi dengan AS. Ini juga dimaksudkan untuk Indonesia bersama Asean berperan lebih jauh menekan risiko dampak ketidakpastian global akibat kebijakan tarif AS.

Indonesia dan Asean sadar betul bahwa perusahaan-perusahaan AS telah banyak diuntungkan dari perdagangan dan investasi di wilayah ini. Oleh karena itu, narasi tentang perusahaan-perusahaan asal AS itu dapat juga dimanfaatkan dalam negosiasi.

ADVERTISEMENT

“Trump tidak peduli dengan Indonesia, dia tidak peduli dengan Asean, dia hanya mendengarkan koloni-koloninya saja,” kata Lili kepada B-Universe usai menghadiri Investor Daily Roundtable di Hotel The Westin Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Di sisi lain, Lili menyampaikan Indonesia dan negara-negara yang tergabung dalam Asean juga harus mendesak AS bahwa tarif tersebut adalah kesalahan besar yang akan merugikan dunia dan menimbulkan resesi.

Lebih lanjut, Lili menjelaskan sebelumnya Indonesia dan menteri perdagangan di 10 negara Asean telah menyepakati tidak akan melakukan retaliasi serta menjunjung sistem perdagangan multilateral dan Perlakuan Negara Paling Disukai (Most Favored Nation/MFN).

Trump Tidak Peduli dengan Indonesia atau Asean
Ilustrasi: Investor Daily

Tapi di saat yang sama, Indonesia bisa mengadvokasi negara-negara Asean harus menyampaikan pada tingkat pemimpin bahwa tarif AS ini sejatinya telah merusak hubungan antara AS dan Asean. Gagasan tersebut dapat disepakati bersama pada Mei 2025 dalam pertemuan pimpinan negara-negara Asean.

“Saya berharap semua leaders sepakat menyatakan standpoint yang sangat jelas bahwa agresi tarif Trump adalah satu kesalahan dan merusak hubungan antara Asean dengan Amerika yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak,” jelas Lili.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 40 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia