Sabtu, 4 April 2026

Depo Bangunan Makin Eksis di Usia 21 Tahun

Penulis : Euis Rita Hartati
11 Nov 2021 | 16:15 WIB
BAGIKAN
Depo Bangunan
Depo Bangunan

JAKARTA, investor.id - Berdiri sejak tahun 1996, dengan menggunakan brand Depo Bangunan, perusahaan yang didirikan Kambiyanto Kettin dengan bendera PT Caturkarda Depo Bangunan fokus pada industri ritel bahan bangunan dengan berbekal pengalaman 21 tahun di industri bahan bangunan.

Saat ini, Depo Bangunan merupakan supermarket bahan bangunan terkemuka di Indonesia dengan konsep "Lengkap, Nyaman dan Murah".

Pada tahun 2000, Perseroan membangun gerai terbesarnya di Serpong, Tangerang Selatan dengan luas area lebih dari 20.000 m2 dan luas toko 9.012 m2. Setelah itu, pada tahun 2004, pendiri Perseroan membentuk PT Megadepo Indonesia yang berfokus di wilayah Jawa Timur, yang kemudian pada tahun 2019 diakuisisi oleh Perseroan.

Saat ini, Perseroan memiliki 9 gerai Depo Bangunan yang berlokasi di Jakarta, Serpong, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan Lampung. Dengan pengunjung mencapai 3.000 orang pada weekend, dan 1.000 orang pada weekdays untuk masing-masing gerai. Depo Bangunan menghadirkan 97.000 produk pilihan atau SKU dengan 1.500 merek berbeda baik yang lokal maupun impor dari mancanegara. Perseroan memiliki hubungan jangka panjang yang kuat selama 25 tahun dengan merek dan vendor utama

Advertisement

Setiap tahun sejak tahun 2009, Depo Bangunan telah menerima banyak penghargaan bergengsi dari Top Brand Award kategori Building Material Chainstore. Selain itu, Perseroan juga memperoleh penghargaan Superbrand sebagai merek kesukaan konsumen, penghargaan dari Tempo Group dalam hal membangun dan menjaga citra perusahaan yang baik, penghargaan dari Rekor Bisnis sebagai supermarket bahan bangunan yang konsisten mengadakan undian berhadiah dengan dukungan brand terbaik, dan penghargaan lainnya.

Adapun pengembangan usaha yang akan dilakukan antara lain dengan menambah gerai ritel di sejumlah daerah potensial, menambah produk house brand dan mengembangkan online channel.

PT Caturkarda Depo Bangunan menargetkan membuka 3 (tiga) gerai baru dengan standar ukuran toko kurang lebih 4.000 m2 setiap tahunnya. Strategi ekspansi tersebut tentunya dengan memperhatikan perkembangan kondisi pandemik beserta mitigasi risiko untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Untuk mendukung rencana tersebut perseroan memaksimalkan pendanaan melalui penawaran umum yang akan dilakukan pada bulan ini, untuk berkembang lebih pesat pada masa mendatang." terang Corporate Secretary dalam keterangan resmi, Kamis (11/11)..

Target pertumbuhan penjualan perseroan untuk periode 2022 adalah sebesar 12% ditopang dengan beroperasinya gerai-gerai baru Depo Bangunan.

Selain toko offline, Depo Bangunan juga memiliki strategi khusus untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, apalagi pada saat pandemi Covid-19 saat ini, yaitu layanan belanja melalui online dengan Whatsapp Proses layanan pesanan via Whatsapp ini bisa dilakukan dengan sangat mudah dan fleksibel, yang ditangani tim yang profesional. Proses pembayarannya pun bisa dilakukan dengan cepat dan aman. Proses pemesanan barang melalui Whatsapp, juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih efektif dan efisien.

Hingga saat ini, Depo Bangunan telah beroperasi di wilayah kota-kota besar di Indonesia yakni: Jakarta Timur, Tangerang Selatan, Sidoarjo, Malang, Bandung, Denpasar, Bogor, Bekasi dan Bandar Lampung.

Berawal dari Mimpi

Menengok ke belakang, Depo Bangunan sendiri berobsesi membawa perubahan dalam cara  berbelanja bahan bangunan di Indonesia. Di mana harapan tersebut merupakan mimpi dari Kambiyanto Kettin si pendiri. Berawal dari mengantar anaknya belajar ke luar negeri,

Kambiyanto Kettin menikmati Toko-Toko modern yang menawarkan cara berbelanja yang sangat memudahkan, tanpa harus berkeliling dan berpindah dari satu toko ke toko lainnya untuk mendapatkan produk bahan bangunan kebutuhan bangunan.

"Dengan pengalaman pasar bahan bangunan Indonesia sejak 1975 inilah, yang membuat saya bertekad untuk menghadirkannya di Indonesia" ungkap Kambiyanto Kettin. Kala itu. Supermarket Kebutuhan Sehari-hari yang dikenal di Indonesia. Untuk memulainya, seluk beluk bisnis model dan cara mengoperasikan mulai dipelajari tanpa lelah. Setelah dirasa cukup dipelajari, dan kebetulan Ibu Rita Kettin ditawari lokasi oleh salahsatu Bank, tanpa buang waktu langsung melihat lokasi dan mempelajari lingkungan disekitar Lokasi. Dan ternyata menurutnya Lokasi tersebut sangatlah memenuhi syarat. Kambiyanto Kettin bersama Johnny Liyanto melaksanakan pembangunan Depo Bangunan pertama tersebut, di lokasi Kalimalang Jakarta Timur.

Pada tanggal 5 Oktober 1996 Depo Bangunan pertama yang juga Supermarket Khusus Bahan Bangunan Pertama di Indonesia mulai beroperasi, yang berlokasi di Raya Tarum Barat No.46 Kalimalang Jakarta Timur.

Melalui perjuangan yang berat mulai dari membangun keyakinan khalayak untuk datang berbelanja hingga kerusuhan 1998 yang meluluh lantahkan toko gerai pertama tersebut. Berkat kegigihan tim Depo Bangunan kesulitan dapat diatasi hingga dapat bangkit kembali dan membuka gerai keduanya di Alam Sutera Serpong Tangerang Selatan.

Selanjutnya Depo Bangunan pada tahun 2003 mulai melirik daerah Sidoarjo karena datangnya tawaran tanah dan ex-gudang, Johnny Liyanto dipercaya untuk mengembangkan di wiiayah timur ini. Depo Bangunan ketiga di tahun 2004 mulai beroperasi.

Tahun 2007 sekaligus 2 Depo Bangunan dibuka, di Malang dan di Bandung. Lalu berlanjut kemudian Tahun 2011 di Denpasar, Tahun 2013 di Bogor, Tahun 2018 di Bekasi, Tahun 2019 di Bandar Lampung.

Adapun Depo Bangunan dimiliki oleh 4 (empat) shareholder, Yakni Kambiyanto Kettin sebagai Pendiri, Johnny Liyanto, PT Buanatata Adisentosa dan PT Tancorp Surya Sukses.

Mereka semua telah berkomitmen terus mengembangkan Depo Bangunan, dengan membuka gerai berikutnya di Jember dan Surabaya. Namun Pandemi Covid 19 tiba-tiba muncul di awal tahun 2020, membuat seluruh Dunia terhenti, di Indonesia juga terasa parah keadaan ekonomi, seluruh konsentrasi tertuju pada kesehatan karena sudah begitu banyak korban meregang nyawa dalam pandemi ini.

Tim Depo Bangunan dengan segala cara melaksanakan perubahan yang tidak biasa untuk melayani konsumen. Dengan mematuhi larangan berkumpul karena akan memunculkan kluster penularan, hal ini mendorong Depo Bangunan semakin giat melaksanakan pelayanan secara daring, protokol kesehatan terus ditegakkan oleh satgas covid internal yang dipandu satgas covid pemda setempat. Dengan cara itu Depo Bangunan terus melayani konsumen. Berbarengan dengan kondisi dan situasi yang buruk dipasar. Disatu sisi, manajemen tetap mempersiapkan rencana pengembangan Depo Bangunan yang lebih besar, yakni mengantar Depo Bangunan menjadi perusahaan terbuka atau publik.

Setelah masa tahun 2020 yang berat di tahun 2021 manajemen dapat menyelesaikan dengan baik segala persiapan untuk Go Public. Hingga beberapa langkah lagi. Depo Bangunan akan memasuki status listing sebagai perusahaan yang menjadi milik publik. "Ever Onward Never Retreat" itulah yang selalu dikatakan oleh Kambiyanto Kettin kepada Tim Depo Bangunan dalam mempersiapkan IPO.

"2021 ini juga Depo Bangunan segera membuka gerainya yang ke-10 di Jember yang sempat tertunda karena Pandemi. Dan akan disusul di awal tahun 2022 gerai ke-11 di Pondok Gede Bekasi, Kami juga sudah memiliki lahan untuk gerai ke-12 di Rungkut Surabaya yang segera dibangun di 2022" ungkap Kambiyanto Kettin.

Selain Pengembangan gerai-gerainya, Depo Bangunan memakai pendekatan train the trainer dalam melakukan pengembangan sumber daya manusia,. Dengan penekanan ini, Depo banyak melakukan promosi jabatan internal dan secara bersamaan tetap merekrut talen-talen yang tetap mendukung kultur dan semangat Depo Bangunan. Adanya jenjang karir untuk karyawan berpotensi meningkatkan loyalitas karyawan, hal ini tercermin dengan rata-rata masa kerja karyawan di atas 8-25 tahun. Dalam hal penggajian, Depo selalu mengikuti bahkan melebihi UMR di mana gerai-gerai Depo berada dan memberikan bonus tahunan kepada karyawan berprestasi di semua jenjang

Depo Bangunan akan terus bertambah kedepannya untuk melayani masyarakat diseluruh Indonesia, dengan Go Publik Depo Bangunan akan mendapatkan suntikan dana segar untuk lebih berkembang keseluruh Indonesia. Ingat Bahan Bangunan, Ingat Depo Bangunan. Yang Lengkap Nyaman dan Murah

Depo Bangunan Makin Eksis di Usia 21 Tahun
pendiri Depo Bangunan

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Finance 17 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 29 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 30 menit yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh
Market 3 jam yang lalu

Harga CPO Melejit, Tren Naik Berlanjut

Harga CPO di Bursa Malaysia melejit, lanjutkan tren naik 5 pekan, didorong minyak nabati global dan lonjakan harga energi

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia