Jumat, 15 Mei 2026

Bank Dunia Umumkan Pembiayaan US$ 30 M untuk Atasi Kerawanan Pangan

Penulis : Nasori
19 Mei 2022 | 07:48 WIB
BAGIKAN
Logo Bank Dunia atau World Bank. ( Foto: Reuters )
Logo Bank Dunia atau World Bank. ( Foto: Reuters )

WASHINGTON, investor.id – Bank Dunia mengumumkan tindakan yang akan diambilnya pada Rabu (18/5/2022) sebagai bagian dari tanggapan global yang komprehensif terhadap krisis ketahanan pangan yang sedang berlangsung Untuk itu, lembaga multilateral ini menyiapkan pembiayaan hingga US$ 30 miliar dalam proyek-proyek baik yang sudah ada maupun yang baru.

Dalam rilisnya di hari yang sama Bank Dunia mengatakan, proyek-proyek itu meliputi bidang seperti pertanian, nutrisi, perlindungan sosial, air, dan irigasi. Sedangkan pembiayaan akan mencakup upaya gua mendorong produksi pangan dan pupuk, meningkatkan sistem pangan, memfasilitasi perdagangan yang lebih besar, serta mendukung rumah tangga dan produsen yang rentan.

Bank Dunia Umumkan Pembiayaan US$ 30 M untuk Atasi Kerawanan Pangan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 41 yang dihelat secara langsung di hamparan persawahan Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin 25 Oktober 2021. (Foto: Dok. Kemtan)

“Kenaikan harga pangan memiliki dampak yang menghancurkan bagi mereka yang paling miskin dan paling rentan,” kata Presiden Grup Bank Dunia David Malpass. Untuk menstabilkan pasar, kata dia, saat ini sangat penting bagi negara-negara untuk membuat pernyataan yang jelas tentang peningkatan produksi di masa depan sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina.

Negara-negara, lanjut Malpass, juga harus melakukan upaya bersama untuk meningkatkan pasokan energi dan pupuk, membantu petani meningkatkan penanaman dan hasil panen, serta menghapus kebijakan yang menghalangi ekspor dan impor, mengalihkan makanan ke biofuel, atau mendorong penyimpanan yang tidak perlu.

ADVERTISEMENT

Bank Dunia bekerja dengan negara-negara dalam persiapan US$ 12 miliar proyek baru untuk 15 bulan ke depan buat menanggapi krisis ketahanan pangan. Selain itu, portofolio Bank Dunia yang ada mencakup dana yang belum dicairkan sebesar US$ 18,7 miliar dalam proyek-proyek yang terkait langsung dengan masalah ketahanan pangan dan gizi, yang mencakup pertanian dan sumber daya alam, gizi, perlindungan sosial, dan sektor lainnya.

Editor: Nasori

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 24 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia