Jumat, 15 Mei 2026

Perusahaan Malaysia Minat Ikut Garap Proyek Infrastruktur di IKN

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Jun 2022 | 11:23 WIB
BAGIKAN
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara Indonesia (foto: istimewa)
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara Indonesia (foto: istimewa)

JAKARTA, investor.id – Saat ini Indonesia akan membangun proyek ibu kota negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Sejumlah perusahaan asing, termasuk dari Malaysia, tertarik ikut membangun megaproyek itu.

IKN Nusantara akan dibangun di atas lahan seluas 632.850 hektare, hampir empat kali luas Jakarta.

"Nusantara akan membutuhkan infrastruktur jaringan dan fisik, antara lain termasuk utilitas perkotaan, jalan tol. manufaktur, pelabuhan laut dan bandara, serta jaringan dan komunikasi," kata Har Man Ahmad, Trade Commissioner Malaysia External Trade Development Corporation, dalam acara Megabuild Indonesia 2022 di JCC, Jakarta, Minggu (19/6/2022).

ADVERTISEMENT

Event yang digelar MATRADE seiring dengan peningkatan permintaan untuk jasa konstruksi dan bahan bangunan di Indonesia. Selain ibu kota negara, hal ini juga didorong oleh proyek perumahan dan investasi infrastruktur di kota-kota di seluruh Indonesia.

Har Man menambahkan Indonesia merupakan negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Untuk itu, dia memastikan Malaysia siap berkolaborasi dan menjalin kerjasama diberbagai sektor, khususnya bidang konstruksi.

"Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan produk dan layanan Malaysia, menjajaki peluang bisnis serta berkolaborasi dengan mitra strategis Indonesia yang potensial dalam proyek terkait konstruksi," kata Har Man.

"Ini salah satu dari aktivitas kami untuk mempromosikan perusahan Malaysia di Indonesia jadi hari ini kita ada 15 perusahaan yang dari berbagai profesi. Indonesia dari segi potensi sangat besar jadi sangat penting untuk kami membina keyakinan konsumen dari Indonesia dan juga pemain-pemain industri Indonesia untuk kita kerja sama,” lanjut dia.

Di antara produk dan layanan yang akan dipromosikan di Megabuild 2022, antara lain arsitektur, teknik, manajemen proyek, jasa konstruksi, penerangan penerbangan, pelapis kaca dan tangki air.

Selain itu, produk ramah lingkungan dan berkelanjutan seperti tenaga surya dan solusi pengisi daya EV juga akan dipamerkan di Paviliun Malaysia.

"Ini bukan lebih kepada kerja sama untuk sama-sama berkembang dari sisi pembangunan dari segi keuangan dan berbagai sektor lainnya. Jadi kita akan coba membangun kerja sama di bidang konstruksi dan bukan hanya di Jakarta dan di Pulau Jawa seperti penandatangan yang sudah beres tadi itu terkait di Sumatera Selatan dan itu salah satu yang menjadi tumpuan kami juga the next emerging-market," kata Har Man.

"Kita tahu Pak Jokowi sedang mengundang investasi dari luar, mungkin itu salah satu dari signal. Karena itu Malaysia mungkin bisa menjadi teman utama. Insyaallah yang terpenting bagi kami berkembang bersama," katanya.

Salah satunya perusahaan arsitek asal Malaysia, arsitek LLA yang tak ingin ketinggalan dalam mega proyek IKN tersebut.

Mohd Safuan Azam mengatakan sangat tertarik dengan proyek IKN dirinya berharap bahwa perusahaannya dapat ikut ambil bagian dari proyek tersebut.

"Kita tahu Indonesia saat ini sedang mengembangkan IKN, kita ingin berpartisipasi disana  tentunya dengan banyaknya proyek disana kami bisa ikut dalam membangun desainnya," kata Safuan.

Safuan pun optimistis bahwa perusahaannya bisa ikut ambil bagian dalam mega proyek tersebut, mengingat daya tarik Indonesia adalah saat ini memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang begitu besar.

"Peluang ekonomi disini sangat besar, jumlah penduduk yang banyak membuat jumlah pasar sangat banyak," kata dia.

Sementara itu, Wong Shian Ching dari Asociated Group Konsult mengatakan tertarik dalam pameran ini dikarenakan tren pembangunan di Indonesia saat ini mengarah pada kelestarian lingkungan.

"Di Indonesia saat ini banyak sekali pembangunan yang mengarah pada isu lingkungan, perusahaan kami menawarkan konsultasi tersebut bagaimana kami ingin menciptakan sejumlah proyek pembangunan yang ramah lingkungan di Indonesia," katanya.

Dia juga menawarkan bagaimana penggunaan energi yang ramah lingkungan disejumlah proyek infrastruktur, seperti pembangunan gedung hingga properti.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia