Sabtu, 4 April 2026

Komparasi Besaran Kenaikan Harga BBM di Era SBY dan Jokowi

Penulis : Harso Kurniawan
19 Sep 2022 | 14:45 WIB
BAGIKAN
Pengendara sepeda motor mengantre untuk membeli BBM bersubsidi di SPBU Pertamina usai pengumuman kenaikan harga BBM di Bekasi, Jawa Barat pada 3 September 2022. (FOTO: Reuters/ Ajeng Dinar Ulfiana)
Pengendara sepeda motor mengantre untuk membeli BBM bersubsidi di SPBU Pertamina usai pengumuman kenaikan harga BBM di Bekasi, Jawa Barat pada 3 September 2022. (FOTO: Reuters/ Ajeng Dinar Ulfiana)

JAKARTA, Investor.id – Anggota Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan Adian Napitupulu membuat komparasi besaran kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo (Jokowi). Hasilnya, besaran kenaikan harga BBM saat ini lebih rendah dibandingkan era sebelumnya, baik secara nominal dan persentase.

“Dilihat dari persentase, kenaikan harga BBM di era SBY mencapai 254%, sedangkan Jokowi 54%,” kata Adian, Senin (19/9/2022).

Dilihat dari nilai nominal pun, menurut Adian, kenaikan BBM era SBY juga jauh lebih tinggi dibandingkan era Jokowi. Total kenaikan BBM di era Presiden SBY mencapai sebesar Rp 4.690 per liter, sedangkan era Jokowi Rp 3.500 per liter.  

Adian juga menyikapi hasil survei Indikator Politik Indonesia. Hasil survei tersebut menyebukan, tingkat kepuasan terhadap Jokowi melorot ke angka 62,6%, setelah harga BBM naik. Menurut Adian, angka tersebut juga masih lebih baik dibanding SBY di masa akhir jabatannya di tengah kenaikan harga BBM.

Advertisement

Sementara itu, berdasarkan laporan riset BRI Danareksa, tahun 2005, harga BBM subsidi jenis Premium naik menjadi Rp 2.400 per liter dari Rp 1.550 liter yang sudah berlaku sejak 2002. Kemudian, di tahun yang sama, harga Premium naik menjadi Rp 4.500 per liter. Lalu, pada 2008, hargaPremium naik lagi menjadi Rp 6.000 per liter dan kembali naik menjadi Rp 6.500 per liter pada 2013, setelah sempat diturunkan ke Rp 4.500 per liter.

Selanjutnya, pada November 2014 atau di awal era pemerintahan Jokowi, harga Premium naik menjadi Rp 8.500 per liter dari Rp 6.500 per liter. Terakhir, 3 September 2022, harga Pertalite, BBM bersubsidi di era Jokowi, naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10 ribu per liter.  

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 27 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 51 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia