Minggu, 4 Juni 2023

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2022 Tertinggi Sejak Tahun 2013

Arnoldus Kristianus
6 Feb 2023 | 17:06 WIB
BAGIKAN
Kepala BPS Margo Yuwono Inflasi Februari 2023
Kepala BPS Margo Yuwono Inflasi Februari 2023

JAKARTA,investor.id - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2022 sebesar 5,31% merupakan yang teringgi sejak tahun 2013.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 5,31% ini adalah yang tertinggi sejak tahun 2013, yang saat itu tumbuh 5,56%,” ucap Margo dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS pada Senin (06/02/2023).

Jika dilihat secara nominal, menurut dia, bisa dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik dari kondisi sebelum pandemi COVID-19, yaitu pada 2019. Pada 2022, Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 19.588,4 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp71,0 juta atau US$ 4.783,9. Sedangkan tahun 2019 PDB ADHB mencapai Rp 15.833,9 triliun dan PDB Perkapita mencapai Rp 59,1 juta atau US$ 4 174,9.

Advertisement

“Sudah ada pertumbuhan yang bagus di industri pengolahan. Tetapi kalau dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi seluruh sektor maka sektor industri pengolahan tumbuhnya masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Margo Yuwono.

Margo menuturkan, ada beberapa sektor yang mendorong tumbuhnya industri pengolahan khususnya non migas. Pertama yaitu industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 4,9%, didorong oleh peningkatan permintaan beberapa komoditas makanan dan minuman di dalam negeri serta meningkatnya ekspor minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO). Kedua yaitu Industri logam dasar tumbuh 14,8% didorong peningkatan kapasitas produksi di sentra tambang ditunjang dengan membaiknya harga komoditas di pasar ekspor.

Sedangkan dari sisi pengeluaran konsumsi rumah tangga menjadi penopang terbesar dengan kontribusi 51,87%. Komponen konsumsi rumah tangga tumbuh 4,93% pada tahun 2022.

Konsumsi rumah tangga tumbuh menguat di tahun 2022 sebab ada pemulihan mobilitas mendorong aktivitas dunia usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal tersebut juga ditunjukkan oleh kenaikan PPh Pasal 21 sebesar 18,36%. Pada saat yang sama juga membaiknya pendapatan masyarakat mendorong penguatan seluruh kelompok konsumsi, utamanya pada kelompok konsumsi transportasi dan komunikasi serta restoran dan hotel.

“Sehingga secara nominal PDB (tahun 2022) sudah lebih tinggi dibanding sebelum pandemi,” imbuh Margo.

Margo mengatakan untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2022 jika dilihat dari lapangan usaha maka industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022. Komponen ini tumbuh 4,89% dan memberikan kontribusi 18,34% ke pertumbuhan ekonomi tahun 2022 .

Editor: Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+ijaEXDjGdL1lZTE1, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Pengambilan Api Dharma & Air Berkah Buka Ritual Waisak 2567 BE

Diharapkan melalui pengambilan Api Dharma, umat dan bangsa Indonesia dapat lebih bahagia, tenang, damai dan sejahtera.
Finance 4 jam yang lalu

Java Jazz, Momentum BNI Geber Pemasaran Kartu Kredit ke Milenial

BNI Java Jazz Festival 2023 menjadi momentum PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) memasarkan produk kartu kredit ke kalangan milenial.
Finance 4 jam yang lalu

Digitalisasi Tuai Korban di Inggris, Lloyds Grup Bakal Tutup 144 Cabang

Penggunaan 53 cabang Lloyds Bank Group turun rata-rata 55% dalam lima tahun terakhir.
Business 5 jam yang lalu

Kisah Sukses Perempuan Muda di Bisnis Franchise 

Givela Harsono sukses besar di bisnis franchise sekaligus menekuni hobinya, yakni traveling.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Nikmati Libur Panjang dengan Nonton BNI Java Jazz Festival

BNI Java Jazz Festival 2023 yang dimulai Jumat, 2 Juni 2023, hingga Minggu 4 Juni 2023 menghadirkan musisi jazz kelas dunia.

Tag Terpopuler


Copyright © 2023 Investor.id