Lonjakan Harga Gula Sisakan Marjin Industri Mamin di Bawah 5%
"Ini mau disinkronkan. Tetapi kalau misalnya harga gula rafinasi terlalu tinggi dan harga gula konsumsi terlalu rendah, nanti semua dipakai untuk industri. Itu akan menjadi masalah," tutur dia.
Putu mencontohkan Malaysia yang melakukan penyesuaian harga dalam menanggapi kenaikan harga gula mentah dunia. Negeri Jiran tersebut akan menaikkan harga dari sekitar 2,8 Ringgit per kg menjadi 3,8 Ringgit atau Rp 13 ribu untuk harga penjualan di konsumen.
"Paling tidak itu nanti harga di sini sama seperti di Malaysia, paling tidak Rp 14.600-an dalam harga acuan penjualan. Ini masih ada toleransi sekitar 15% di atas harga acuan penjualan. Itu untuk yang Jawa. Yang di luar Jawa harus dilihat lagi biaya distribusinya. Mungkin ini yang paling dekat untuk dilakukan," kata dia.
Putu meyakinkan, pemerintah benar-benar sedang mengupayakan peningkatan produksi gula dari lahan yang sama dan memperbaiki rendemen. Disamping itu juga meningkatkan infrastruktur di daerah tertentu, sehingga masyarakat semakin luas menanam tebu. "Mudah-mudahan itu akan terus berlanjut dan regulasi terkait sedang diselesaikan," ujar dia.
Langkah Mitigasi
Senada dengan Putu, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi guna mengantisipasi dampak kenaikan harga gula dunia ke pasar dalam negeri. Langkah mitigasi itu di antaranya dengan memastikan perhitungan Neraca Gula Nasional (NGN) sesuai dengan angka produksi dan kebutuhan atau konsumsi di lapangan.
“Kenaikan harga gula dunia itu memang nyata adanya. Kondisi ini mengakibatkan pasokan global turun dan harga gula internasional menjadi naik. Ini turut berdampak ke harga berbagai aspek yang berkaitan dengan gula di dalam negeri. Kami menyiapkan langkah strategis demi menjaga keseimbangan harga gula domestik,” ujar Ketut dalam keterangan Bapanas, akhir pekan lalu.
Dalam rangka mengantisipasi kondisi itu, pemerintah melalui Bapanas melakukan sejumlah langkah, yang paling mendasar memastikan perhitungan NGN sesuai angka produksi dan kebutuhan/konsumsi di lapangan serta penguatan koordinasi melalui pertemuan rutin dengan kementerian/lembaga (K/L) dan seluruh stakeholder pergulaan nasional. Mitigasi selanjutnya, percepatan reviu dan penyesuaian harga acuan pembelian/penjualan (HAP) gula konsumsi.
Baca Juga:
Kuartal I, BEI Masuk 10 Besar IPO Global“Dua hal yang paling mendasar adalah memastikan kesiapan dan akurasi NGN dan berkoordinasi dengan stakeholder gula nasional, seperti K/L terkait serta BUMN, BUMD, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Gabungan Pengusaha Tebu Indonesia (Gapgindo), Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gappmi), Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPSI), hingga Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Aprindo),” jelas Ketut.
Big Picture Pergulaan
Penguatan koordinasi sangat penting guna mendapatkan big picture kondisi dan perkembangan pergulaan nasional hulu-hilir. Dengan gambaran yang utuh, langkah dan kebijakan yang diterapkan bisa tepat sasaran. “Setelah mendapatkan gambaran yang utuh, kita buat dan atur regulasinya dari mulai menata pola produksi serta menata ulang harga acuan yang kita tetapkan, sehingga harga itu wajar di tingkat petani, pedagang, dan konsumen sesuai harga keekonomian saat ini,” ungkap Ketut.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler



