Jumat, 15 Mei 2026

Waspada El Nino, Cadangan Pangan Pemerintah akan Dijaga Ketat

Penulis : Maria Gabrielle
31 Mei 2023 | 08:58 WIB
BAGIKAN
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas)/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas)/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi

JAKARTA, Investor.id –  Fenomena El Nino diperkirakan melanda Indonesia pada Juni 2023. Kondisi cuaca ini layak untuk diwaspadai dengan menjaga cadangan pangan pemerintah tetap terkendali.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan,  sudah ada Peraturan Presiden 125 Tahun 2022 mengenai cadangan pangan pemerintah. "Kalau melihat ke depan, ada El Nino kemungkinan 50-60%, maka kita harus siapkan cadangan pangan pemerintah. Presiden juga menanyakan bagaimana stok beras, bagaimana stok produk yang lain, bagaimana KPM (Keluarga Penerima Manfaat) harus jaga," ujar Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/05/2023) malam.

Dia melanjutkan, mungkin dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo akan memberikan bantuan kepada Keluarga Resiko Stunting (KRS). Arief menegaskan bahwa cadangan pangan pemerintah harus disiapkan.

"Kemudian yang kedua, apabila harga di luar itu, harganya sedang tinggi seperti hari ini, sebenarnya kesempatan Indonesia untuk melakukan produksi, menggenjot produksi," terangnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, kenaikan harga tersebut bisa menjadi kesempatan untuk melakukan produksi terhadap produk-produk yang memang bisa ditanam di Indonesia. "Jadi, semangatnya adalah ketahanan pangan, berdasarkan kemandirian dan kedaulatan pangan," ucap Arief.

Sementara itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebelumnya memperingatkan, ancaman El Nino bakal terjadi pada Juni 2023. Dampak dari El Nino adalah kekeringan meluas hingga Juli 2023 terutama Pulau Jawa.

“Kekeringan yang diakibatkan oleh fenomena El Nino adalah ancaman serius untuk masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah harus berperan aktif dalam menyusun strategi antisipasi untuk mengurangi dampak buruknya,” ujar Puan kepada wartawan, Sabtu (27/5/2023).

Puan juga menyebut El Nino akan menyebabkan tanah kering dan pasokan air berkurang. Hal ini akan menghambat pertumbuhan tanaman, mengakibatkan gagal panen, dan menurunkan produktivitas pertanian.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia