Jumat, 15 Mei 2026

Berpotensi Rugi US$ 7 M, RI Ajak Negara Lain Lawan EUDR

Penulis : Tri Listiyarini
14 Jul 2023 | 07:20 WIB
BAGIKAN
Kebun sawit. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Defrizal
Kebun sawit. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Defrizal

Harus Kompak

Dihubungi secara terpisah, Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat ME Manurung mengatakan, cara melawan EUDR adalah negara-negara yang dirugikan oleh kebijakan itu harus kompak. "Cara melawan yang paling efektif itu apa, negara-negara yang dirugikan harus kompak. Kekompakan itu misalnya melalui Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) untuk sawit. Hanya permasalahannya, sepakat dan setiakah dengan kekompakan tersebut, tentu dibutuhkan komitmen yang kuat. Kalau sudah kompak, EUDR itu enggak ada apa-apanya, wong UE tidak bisa lepas dari sawit. Cara lainnya, Indonesia barus berpacu mencari pasar baru untuk minyak sawit (crude palm oil/ CPO). Peluang itu masih terbuka lebar ke negara-negara yang selama ini tidak terjangkau misi dagang Indonesia," papar Gulat kepada Investor Daily pada hari yang sama.

Kemenkop UKM Gandeng RSPO Perkuat Kapasitas Petani Sawit Kembangkan Budidaya Berkelanjutan

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono sebelumnya mengatakan, Indonesia sudah berbuat banyak untuk menekan dan atau menghindari deforestasi, di antaranya dengan menghentikan pemberian izin sawit baru di hutan alam dan gambut serta mewajibkan sertifikasi ISPO. Karena itu, sebaiknya EUDR dicabut. “Sebaiknya UU itu (EUDR) dicabut, sebab ini sepihak,” ungkap Eddy kepada Investor Daily. Adopsi EUDR oleh 27 negara di kawasan UE dilakukan per 16 Mei 2023.

ADVERTISEMENT

Editor: Tri Listiyarini

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia