Kamis, 14 Mei 2026

Menjaga Ketahanan Pangan saat El Nino Jadi Ancaman

Penulis : Tri Listiyarini
20 Jul 2023 | 08:06 WIB
BAGIKAN
Stok Beras di Gudang Bulog NTB
Sumber: M Awaludin (BTV)
Stok Beras di Gudang Bulog NTB Sumber: M Awaludin (BTV)

JAKARTA, investor.id–Guna meminimalkan dampak El Nino terhadap ketahanan pangan nasional, pemerintah fokus memperkuat ketersediaan dan menjaga harga komoditas pokok, terutama beras. Penguatan ketersediaan beras di antaranya dengan sesegera mungkin meningkatkan stok di Perum Bulog, dari saat ini 735 ribu ton menjadi 1,2 juta ton. Dengan stok yang kuat, pemerintah leluasa melakukan intervensi, harga beras yang stabil pun lebih mudah terealisasi.

Menurut Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) Arief Prasetyo Adi, pemerintah memfokuskan penguatan stok pangan dan stabilisasi harga sebagai salah satu langkah strategis dalam mengantisipasi dampak El Nino yang puncaknya diperkirakan terjadi Agustus-September tahun ini. “Sesuai arahan Bapak Presiden dalam rapat antisipasi dampak El Nino bersama para menteri dan kepala lembaga terkait, Bapanas diminta menyiapkan dan menghitung secara cermat stok pangan nasional kita. Ini penting agar ketersediaan dan stabilitas pangan tetap terjaga dalam mengantisipasi dampak kekeringan ekstrem akibat El Nino yang menurut BMKG diperkirakan terjadi pada Agustus-September ini," ungkap Arief Prasetyo Adi.

Jokowi Perintahkan Mentan Syahrul Jaga Stok Beras Jelang El Nino 

Pada Selasa (18/07/2023), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju ke Istana Merdeka, Jakarta, guna menghadiri rapat terbatas tentang antisipasi El Nino yang akan dihadapi RI. Jokowi minta para menteri serius menghadapi fenomena itu yang diperkirakan terjadi Agustus-September ini. Para menteri itu adalah Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Hadir juga Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi.

ADVERTISEMENT

Editor: Tri Listiyarini

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 41 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 50 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia