Jumat, 15 Mei 2026

Hadapi El Nino, Perum Bulog Percepat Realisasi Impor Beras

Penulis : Tri Listiyarini
12 Aug 2023 | 08:19 WIB
BAGIKAN
Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto saat mengecek ketersediaan stok beras di salah satu gudang Perum Bulog, baru-baru ini. (Sumber : Perum Bulog)
Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto saat mengecek ketersediaan stok beras di salah satu gudang Perum Bulog, baru-baru ini. (Sumber : Perum Bulog)

JAKARTA, investor.id–Guna mengantisipasi dampak El Nino, Perum Bulog melakukan berbagai upaya untuk memenuhi stok cadangan beras pemerintah (CBP), baik melalui penyerapan gabah/beras dalam negeri secara maksimal maupun percepatan realisasi importasi. Per 10 Agustus 2023, BUMN tersebut telah mengamankan 1,6 juta ton beras impor dari total alokasi kuota tahun ini sebesar 2 juta ton.

Menurut Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto, dengan mulai turunnya produksi gabah/beras dalam negeri pada semester kedua tahun ini dibanding semester pertama maka potensi penyerapan dalam negeri pada semester kedua akan lebih rendah dari semester pertama. Untuk itu, upaya pemenuhan kebutuhan stok CBP memang harus segera dipenuhi dari sumber lain yaitu importasi beras sesuai yang sudah diputuskan oleh pemerintah. “Selain memaksimalkan penyerapan produksi dalam negeri, kami juga berkoordinasi secara intens dengan negara pengimpor untuk percepatan kedatangan beras impor ini ke Indonesia dan saat ini sudah terealisasi sebanyak 1,6 juta ton,” jelas Suyamto.

Baca Juga :

Hadapi El Nino, Pemerintah All-out Jaga Cadangan Beras

ADVERTISEMENT

Suyamto menjelaskan, Bulog telah melakukan upaya mitigasi dengan menyerap gabah/beras hasil petani dalam negeri sebanyak-banyaknya dengan realisasi tahun ini sampai 10 Agustus 2023 sudah mencapai 780 ribu ton. Bulog juga melakukan percepatan realisasi impor sesuai penugasan yang diberikan oleh pemerintah. Bulog terus memaksimalkan seluruh instrumen yang ada sebagai langkah antisipasi bersama menghadapi El Nino serta untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan dengan melibatkan kelompok tani, penggilingan tradisional, serta para stakeholder lainnya. “Bulog juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah guna menjaga pemerataan ketersediaan stok,” ujar dia, Jumat (11/08/2023).

Kebijakan pemerintah untuk mengimpor beras melalui Perum Bulog semakin memperkuat stok CBP dan dipastikan memberikan dampak untuk menjaga stabilisasi harga beras dalam menyikapi dampak El Nino. “Menyikapi dampak El Nino ini, masyarakat jangan khawatir, stok beras yang dikuasai Bulog saat ini ada 1,33 juta ton,” kata Suyamto. Di samping itu, proses penyerapan produksi dalam negeri juga masih terus dilakukan Bulog dan masih ada sisa kontrak dan sisa kuota impor beras yang akan terus diupayakan bisa didatangkan lebih cepat ke Indonesia. “Bulog juga terus menjamin kebutuhan pangan khususnya beras akan terus tersedia, terutama dalam kondisi rawan seperti saat ini,” tandas Suyamto.

Hindari Kelangkaan

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menyatakan, pemerintah telah menyiapkan tiga langkah mitigasi untuk mengantisipasi puncak El Nino, terutama yang terkait dengan ketersediaan beras. El Nino atau fenomena pemanasan suhu muka laut yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah berpotensi mengakibatkan berkurangnya curah hujan dan menimbulkan kekeringan di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, Indonesia akan mengalami puncaknya sekitar Oktober- November tahun ini. “Pemerintah sudah mengantisipasi adanya El Nino dan sudah disiapkan juga instrumen-instrumen mitigasi untuk mengatasinya,” tutur Wapres Ma’ruf Amin.

Langkah atau instrumen mitigasi pertama, kata Wapres, adalah dengan melakukan penanaman padi lebih awal di daerah-daerah yang tidak dilanda kekeringan. Hal ini untuk mengantisipasi kelangkaan stok beras saat terjadinya puncak El Nino. “Daerah-daerah yang diperkirakan masih bisa ditanami, yaitu sebagian di Jawa Timur, Sumatra Selatan, dan di Sulawesi Selatan agar dipercepat segera penanamannya,” kata Wapres. Selain penanaman lebih, pemerintah juga telah menyiapkan stok beras melalui Bulog dari hasil panen raya petani. “Kemudian nanti kita sudah menyerap (hasil panen raya petani) untuk menyiapkan stok Bulog,” papar Wapres dalam keterangan yang dikutip pada hari yang sama.

Baca Juga :

Menjaga Ketahanan Pangan saat El Nino Jadi Ancaman

Langkah mitigasi ketiga, lanjut Wapres, usai meresmikan Masjid KH Hasyim Asy’ari Ma’had Bahrul Huda di Perbon, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada 10 Agustus 2023, pemerintah telah menyiapkan opsi impor beras dari negara lain. Hal ini sebagai upaya pemerintah untuk memastikan kecukupan beras bagi masyarakat dalam menghadapi dampak terburuk yang mungkin terjadi akibat El Nino. “Kita sudah menyiapkan, memang sekarang ini banyak negara yang tidak mau, tapi kita sudah memesan untuk diimpor, sebagai antisipasi, sehingga stok ini diperkirakan cukup saat menghadapi musim (kemarau) akibat El Nino,” ujar dia.

Sedangkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menambahkan, pihaknya melakukan antisipasi dan adaptasi dampak El Nino dengan identifikasi dan mapping lokasi yang kekeringan serta membaginya menjadi daerah merah, kuning dan hijau. Lalu, melakukan percepatan tanam guna mengejar sisa hujan dan menambah ketersediaan alsintannya, juga peningkatan ketersediaan air dengan membangun/memperbaiki embung, dam parit, sumur dalam, sumur resapan, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, dan pompanisasi. “Kita lawan El Nino dengan penyediaan benih tahan kekeringan dan hama penyakit, program 1.000 hektare (ha) adaptasi iklim, pengembangan pupuk organik, dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan asuransi pertanian, serta penyiapan lumbung pangan sampai level desa,” papar Mentan.

Editor: Tri Listiyarini

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia