Jumat, 15 Mei 2026

Huawei Percepat Laju Sinergi Menuju Transformasi Digital dan Transisi Energi Terbarukan

Penulis : Yurike Metriani
25 Nov 2024 | 20:35 WIB
BAGIKAN
Penandatanganan MoU dengan PT PLN Nusantara Power.
Penandatanganan MoU dengan PT PLN Nusantara Power.

JAKARTA, investor.id - Kurang dari dua minggu sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dengan PT Huawei Tech Investment atau Huawei, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Huawei telah bergerak cepat untuk mewujudkan transformasi digital dan kedaulatan energi nasional, khususnya di sektor energi berkelanjutan, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi mutakhir yang akan membawa Indonesia ke arah netralitas karbon dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Huawei senantiasa berupaya mendorong pemanfaatan teknologi digital yang sedang berkembang, seperti 5G, komputasi awan, AI, dan big data, sebagai landasan penting bagi industri tenaga listrik dalam mempercepat babak baru revolusi teknis global. Komitmen ini kembali ditegaskan Huawei dalam perhelatan ekosistem energi terbarukan Electricity Connect 2024 mengangkat tema "Go Beyond Power: Energizing the Future" yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN.

President of Global Marketing and Solutions for Huawei Electric Power Digitalization Business Unit Jason Li mengatakan, berbagai upaya menuju netralitas karbon akan mendorong pertumbuhan yang cepat dalam energidan elektrifikasi hijau.

"Data awal menunjukkan bahwa kapasitas PV surya yang terpasang di Indonesia telah mencapai sekitar 717,7 MW, dan jumlah kendaraan listrik yang terdaftar juga berlipat ganda, mencapai 2.704 unit, dengan target tingkat penyelesaian sebesar 261%. Rangkaian perubahan ini menghadirkan tantangan besar bagi perusahaan listrik, terutama di sisi distribusi," ujar Jason.

ADVERTISEMENT

Guna mengatasi tantangan tersebut, Jason menyarankan pembangunan infrastruktur digital yang solid dengan menekankan pentingnya membangun arsitektur teknis yang berorientasi pada masa depan, terbuka, dan berkelanjutan, serta memperkenalkan Intelligent Distribution Solution (IDS) dari Huawei.

“IDS didasarkan pada arsitektur cloud-pipe-edge-pipe-device, yang memungkinkan peralihan dari digitalisasi satu titik ke digitalisasi yang terbuka, berkelanjutan, dan sistematis," lanjutnya.

Di sela perhelatan Electricity Connect 2024, Huawei menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PLN Nusantara Power untuk kerja sama yang mencakup pelaksanaan Proof of Concept dan penelitian tentang sistem penyimpanan energi baterai (BESS) dalam skenario jaringan mikro (micro-grid), MoU dengan PLN Suku Cadang dan juga PLN Nusa Daya mengenai kemitraan untuk pengembangan hibridisasi system di Indonesia. Penandatanganan MoU dilaksanakan oleh Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN Suku Cadang Tommy Haposan, Direktur Utama PLN Nusa Daya Feby Joko Priharto, dan Jin Song, CEO Huawei Indonesia Digital Power.

Pada kesempatan yang sama, Huawei Indonesia Enterprise Business Group dan Digital Power menerima penghargaan bersama dari MKI atas kontribusi besar mereka dalam pengembangan transformasi digital tenaga listrik dan transisi energi terbarukan di Indonesia.

“Kami sungguh merasa terhormat dan bangga menerima penghargaan ini, yang merupakan bukti nyata komitmen kuat kami untuk terus memajukan teknologi elektronika daya dan digital sebagai pendorong utama transformasi energi. Tanggung jawab aktif kami dalam mendorong transisi Indonesia menuju energi terbarukan dan menurunkan emisi karbon untuk membawa manfaat jangka panjang bagi industri, masyarakat, dan lingkungan terbukti dari kemitraan kami dengan semua pemangku kepentingan, terutama mitra strategis. Kami senang dapat mendukung Indonesiauntuk membuat lompatan dalam transisi energi terbarukan,” ujar CEO Huawei Indonesia Digital Power Jin Song.

Selama lima tahun terakhir, Huawei Digital Power telah bekerja sama dengan mitra strategisnya untuk mendukung pengembangan energi hijau di Indonesia dengan membangun lebih dari 600 pembangkit listrik tenaga surya dan menghasilkan lebih dari 74 MW listrik.

Dalam acara ini juga akan diadakan pertemuan tingkat tinggi antara Huawei dan PLN Nusantara Poweruntuk membahas pengembangan baterai micro-griddi Indonesia.

Editor: Yurike Metriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 29 detik yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia