Kamis, 14 Mei 2026

Program Makan Bergizi Gratis akan Kerek Jumlah Kepemilikan Hewan Ternak

Penulis : Vinnilya Huanggrio
16 Des 2024 | 18:15 WIB
BAGIKAN
Peternak memajang sapi pedaging miliknya untuk dijual di Pasar Hewan, Lumajang, Jawa Timur, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Peternak memajang sapi pedaging miliknya untuk dijual di Pasar Hewan, Lumajang, Jawa Timur, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

JAKARTA, investor.id – Program makan bergizi gratis (MBG) akan menggairahkan semangat peternak di daerah. Ketua Perhimpunan Peternak Sapi & Kerbau Indonesia (PPSKI), Nanang Subendro meyakini program prioritas Prabowo-Gibran ini akan mendongkrak kepemilikan hewan ternak di sejumlah daerah.

“Dengan program ini saya yakin kalaupun jumlah peternak tidak naik, tapi kepemilikannya akan naik,” tutur Nanang Subendro dalam Investor Market Today IDTV, pada Senin (16/12/2024).

Menurut Nanang, saat ini jumlah peternak sapi dan kerbau di daerah berkisar lebih dari lima juta orang, baik untuk skala kecil maupun besar. Adapun kepemilikan hewan sekitar dua sampai lima ekor.

ADVERTISEMENT

Namun dengan adanya program MBG ini, diprediksi jumlah kepemilikan sapi dan kerbau akan bertambah. Apalagi jika pemerintah berinisiatif memberi semacam insentif untuk kemudahan pembiayaan.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia siap meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2 Januari 2025, sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Setelah melalui uji coba intensif selama beberapa bulan, berbagai proses terkait pelaksanaan program dipersiapkan dengan matang, mulai dari penyediaan bahan baku, operasional unit pelayanan, pengiriman makanan ke sekolah, hingga pengelolaan limbah.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Satria Wibawa, menyampaikan bahwa MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Melalui program ini, pemerintah bertujuan untuk mengurangi kesenjangan gizi di Indonesia, meningkatkan kualitas hidup anak-anak, dan membentuk sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di masa depan.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 54 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia