AI Penggerak Utama Transformasi Bisnis Perusahaan
JAKARTA, Investor.id – Qiscus mengumumkan transformasi signifikan dari platform omnichannel menjadi AI-powered omnichannel customer engagement platform. Hal ini bertujuan memberikan pengalaman interaksi pelanggan yang lebih intuitif, personal, dan responsif bagi bisnis di kawasan Asia Tenggara.
Seiring dengan perubahan lanskap industri oleh artificial intelligence (AI), Qiscus memahami, interaksi secara real-time dan personal kini tidak lagi cukup. Sebab, pelanggan menuntut pengalaman (customer experience/CX) yang lebih cerdas, intuitif, dan terintegrasi di setiap titik interaksi.
Laporan Accenture mencatat, teknologi adalah faktor utama dalam transformasi bisnis untuk 98% perusahaan, dengan generative AI kini menjadi salah satu penggerak utama. Angka ini menegaskan pentingnya AI sebagai alat strategis untuk bisnis tetap relevan dan kompetitif dalam menghadapi perubahan ekspektasi pelanggan tersebut.
Kini, Qiscus secara resmi telah bertransformasi menjadi AI powered omnichannel customer engagement platform, siap membentuk interaksi yang lebih intuitif dan bersaing di pasar global. Untuk mendukung langkah strategis ini, Qiscus juga telah membentuk tim AI khusus yang berdedikasi mengeksplorasi potensi penuh AI.
Transformasi ini sejalan dengan visi strategis Qiscus untuk tahun 2024, yakni memperkuat posisi di Asia Tenggara sebagai fondasi untuk ekspansi yang lebih luas di kawasan Asia. Dengan peluncuran Qiscus AI dan berbagai langkah strategis lainnya, Qiscus bertekad memantapkan diri sebagai salah satu pemain utama di ranah AI, tidak hanya di Asia Tenggara tetapi juga di pasar global.
“Kami melihat 2025 akan menjadi momentum besar untuk mengukuhkan posisi kami sebagai salah satu pemimpin di ranah AI. Kami percaya AI akan menjadi pilar utama yang memungkinkan bisnis menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih intuitif, efisien, dan relevan di masa depan,” ujar Delta Purna Widyangga, CEO & co-founder Qiscus, dalam siaran pers, Selasa (17/12/2024).
Qiscus, kata dia, terus berinovasi dengan menghadirkan teknologi yang memberdayakan bisnis di era digital. Melalui integrasi 20 lebih kanal komunikasi, termasuk WhatsApp, Instagram, dan berbagai platform e-commerce, serta peluncuran Robolabs LLM dan Agent Copilot dalam ekosistem Qiscus AI, Qiscus mendukung ribuan perusahaan dan 265 juta lebih end-user untuk meraih kesuksesan di tengah lanskap digital yang terus berkembang.
Banyak perusahaan di Indonesia telah mengadopsi teknologi Qiscus, antara lain Telkom Indonesia, Kino, Sompo (Insurance), Dompet Dhuafa, dan Halodoc (Kesehatan).
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






