2,1 Juta Orang Terancam PHK Buntut Efisiensi Anggaran Infrastruktur
JAKARTA, investor.id – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Andi Rukman Karumpa angkat bicara mengenai kebijakan efisiensi anggaran pemerintah berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dan Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
Andi mengatakan, dampak pemangkasan anggaran infrastruktur khususnya Kementerian Pembangunan Umum (PU) sebesar 80% atau senilai Rp 81,38 triliun, dapat menimbulkan banyaknya pekerja konstruksi dirumahkan atau mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga 2,1 juta orang.
“Kalau Rp 110 triliun yang dipangkas itu bisa menjadikan pekerja konstruksi pengangguran sebanyak 2,1 juta tenaga kerja,” jelas Andi dalam dialog Investor Market Today di IDTV, Selasa (11/2/2025).
Andi bahkan berkelakar, apabila tujuan pemangkasan anggaran infrastruktur oleh pemerintah ditujukan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), justru malah menjadikan orang tua siswa penerima MBG sebagai pengangguran.
“Dengan pengurangan anggaran infrastruktur, kita harus bicara dampaknya. Jangan kita fokus kepada makan bergizi, tetapi kita tidak sadar besok bapak dari siswa yang dikasih makan itu di-PHK. Kaget dong,” ujarnya sembari tersenyum.
Oleh sebab itu, pihaknya menyayangkan langkah pemerintah untuk memangkas anggaran pada sektor konstruksi. Sebab, saat ini Indonesia memiliki banyak proyek infrastruktur yang vital bagi pembangunan bangsa ke depan.
“Ada banyak proyek-proyek yang diprioritaskan pembangunannya yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Itu tidak boleh terhenti,” terang Andi.
Proyek Jalan Tol Disetop
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






