Cerita Rumah BUMN Dongkrak Kompetensi dan Daya Saing UMKM
JAKARTA, Investor.id - Rumah BUMN (RB) Rembang yang dikelola PT Semen Indonesia Tbk (SIG/SMGR) bersama anak usahanya, PT Semen Gresik, telah memberikan manfaat besar bagi 495 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Selain pendampingan secara menyeluruh, RB Rembang tak hanya berhasil membantu ratusan pengusaha lokal sukses mengembangkan bisnisnya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi 1.869 orang warga masyarakat.
Seperti yang dirasakan oleh Bella Ayu Paramitha, pemilik usaha Batik Sekar Mulyo asal Rembang, Jawa Tengah, yang mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari RB Rembang. Bagi wanita yang akrab disapa Bella ini, RB Rembang memainkan peranan penting dalam memajukan usaha batik tulisnya.
Sejak bergabung pada 2020, dia menuturkan, RB Rembang telah menjadi wadah untuk mengasah kemampuannya dalam berbisnis, mulai dari branding produk, hingga perluasan pasar melalui digital marketing dan penjualan secara online di market place.
“Di RB Rembang, kami juga dibekali pengetahuan metode administrasi yang efektif dan manajemen keuangan. Bahkan, kami dibantu membangun jaringan dengan sesama pegiat UMKM. Semua itu membuat kami lebih termotivasi untuk terus maju dan memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitar kami,” kata Bella, dikutip Kamis (17/4/2025).
Bella mengungkapkan, usaha yang dimulai pada 2009 dengan modal awal sebesar Rp 35 juta dan dibantu lima orang karyawan itu kini telah banyak mengalami perkembangan. Tidak hanya menjual produk dalam bentuk kain, Batik Sekar Mulyo juga menyediakan produk pakaian jadi dengan harga berkisar dari Rp 250 ribu hingga Rp 15 juta. Dari sisi omzet, sedikitnya Bella bisa meraup Rp100 juta per bulan.
Baca Juga:
BRI Dampingi UMKM Tembus Pasar EksporDalam menjalankan usaha, Bella turut melibatkan banyak warga setempat yang memiliki keahlian di bidang produksi batik. Saat ini, Batik Sekar Mulyo tercatat memiliki 35 karyawan yang bekerja di workshop, di mana 5 di antaranya merupakan disabilitas.
Selain itu, Bella memperkerjakan 150 pekerja lepas untuk produksi di luar workshop. Mereka tersebar di sejumlah desa di Rembang, Jawa Tengah, antara lain Desa Babagan di Kecamatan Lasem, serta Desa Tuyuhan, Desa Karaskepoh, Desa Gemblengmulyo dan Desa Pandan, di Kecamatan Pancur.
“Kehadiran RB Rembang sangat membantu UMKM untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing sehingga dapat maju dan berkembang,” kata dia.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengapresiasi pencapaian yang diraih oleh Batik Sekar Mulyo sehingga dapat menjadi bagian dari solusi peningkatan ekonomi masyarakat dengan menyerap ratusan pekerja. Dengan program pendampingan UMKM yang adaptif dan inovatif, SIG meyakini keberadaan RB Rembang akan menjadi pendorong kemajuan UMKM sebagai penggerak ekonomi yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Pencapaian ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan lapangan kerja dan mendorong kewirausahaan, serta membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Vita.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






