Jumat, 15 Mei 2026

Irigasi Terpadu Tingkatkan Produktivitas Lahan Pertanian  

Penulis : Harso Kurniawan
4 Jun 2025 | 20:59 WIB
BAGIKAN
Penerapan irigasi terpadu. (ist)
Penerapan irigasi terpadu. (ist)

JAKARTA, Investor.id – Keterbatasan sumber air menjadi masalah klasik yang dialami bertahun-tahun oleh para petani di Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sistem irigasi terpadu bisa mengatasi masalah ini, sehingga mendongkrak produktivitas lahan pertanian. 

Awalnya, warga mengandalkan air hujan untuk mengairi lahan pertanian sehingga panen hanya dapat dilakukan dua kali dalam setahun. Kondisi berubah setelah PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG memberikan bantuan irigasi pertanian terpadu, yang mampu memenuhi kebutuhan pengairan 10 hektare (ha) lahan dan membuat para petani bisa panen empat kali dalam setahun.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG secara konsisten menciptakan program corporate social responsibility (CSR) yang menyentuh akar masalah yang dihadapi oleh masyarakat, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan, sehingga efektif dan memberikan dampak yang berkelanjutan. 

ADVERTISEMENT

Contohnya, dia mengatakan, keterbatasan sumber air yang mempengaruhi produktivitas panen, dapat diatasi dengan bantuan fasilitas irigasi berupa pembuatan sumur bor, pemasangan pompa air, tandon air kapasitas 1.000 liter dan saluran pipa untuk mengalirkan air ke lahan pertanian.

”Bantuan irigasi ini efektif membantu para petani mencukupi kebutuhan pengairan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Alhamdulillah, program ini pun sejalan dan mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan dan pengelolaan air untuk memberikan sebesar-besarnya manfaat bagi masyarakat,” kata Vita Mahreyni, dikutip Rabu (4/6/2025). 

Salah seorang petani dari Dusun Bororejo, Dasran mengatakan, bantuan irigasi dari SIG telah memberikan manfaat yang besar bagi keberlanjutan mata pencahariannya dan rekannya sesama petani. Tadinya, lahan pertanian warga merupakan lahan tadah hujan, sehingga dalam satu tahun rata-rata panen hanya dua kali saja. 

”Namun, saat ini setelah adanya irigasi pertanian, minimal kami bisa panen sampai 4 kali dalam setahunnya,” kata Dasran.

Lebih dari itu, Dasran mengaku kondisi ekonominya saat ini makin meningkat. Tercukupinya kebutuhan air membuat jenis tanaman yang mereka tanam lebih variatif. Kalau sebelumnya hanya jagung dan kacang tanah, sekarang mereka menanami lahan pertanian dengan aneka sayuran seperti kacang panjang, tomat, dan cabai. 

“Sarana irigasi dari SIG ini benar-benar membantu kami untuk meningkatkan penghasilan,” ungkap Dasran.

Kepala Desa Kapu Darmu menjelaskan, saat ini, desanya memiliki dua sarana irigasi pertanian terpadu yang merupakan bantuan dari program CSR SIG Pabrik Tuban tahun 2022 dan 2024. Keberadaan dua fasilitas tersebut telah dimanfaatkan oleh sekitar 25 petani dan dapat memenuhi kebutuhan pengairan lahan seluas 10 ha. Selain bantuan irigasi pertanian terpadu, Desa Kapu juga mendapatkan bantuan lain, di antaranya penguatan UMKM, pengurukan lahan untuk sarana olah raga, dan peternakan kambing.
 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia