Jumat, 15 Mei 2026

Kadin Gandeng Sarawak Malaysia, Percepat Investasi dan UMKM di Jabar

Penulis : Indah Handayani
27 Jun 2025 | 15:55 WIB
BAGIKAN
Kolaborasi strategis Kadin Bidang Sarana, Prasarana, & Usaha perkuat diplomasi ekonomi Indonesia, termasuk UMKM di Jabar
Sumber: ist
Kolaborasi strategis Kadin Bidang Sarana, Prasarana, & Usaha perkuat diplomasi ekonomi Indonesia, termasuk UMKM di Jabar Sumber: ist

BANDUNG, investor.id — Ketua Komite Tetap Kemitraan Strategis Sarana, Prasarana & Usaha KADIN Indonesia Poppy Zeidra menginisiasi Business Delegation Meeting bersama delegasi Sarawak, Malaysia, di Rumah Kebangsaan Kadin Jawa Barat, Bandung, Kamis (26/6/2025).

Hal itu dilakukan sebagai langkah konkret mempercepat peluang investasi dan mendorong pemberdayaan UMKM di Jawa Barat, sekaligus menguatkan posisi Indonesia dalam sinergi ekonomi ASEAN.

Acara yang dihadiri langsung oleh Caretaker Kadin Jawa Barat Agus Suryamal, WKU Koordinator Bidang Hukum & HAM Azis Syamsudin dan WKU Sarana, Prasarana & Usaha Ali Said.

ADVERTISEMENT

Poppy mengatakan, kolaborasi dengan Sarawak akan menjadi katalisator untuk mendorong UMKM naik kelas dan mempercepat masuknya investasi. Tidak hanya itu, pertemuan ini adalah bagian dari visi besar diplomasi bisnis modern.

"Kita tidak bisa hanya menunggu, kita harus jemput bola. Integrasi kemitraan strategis ini adalah bagian dari positioning Indonesia sebagai magnet investasi, khususnya di era kepemimpinan Presiden RI untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” terangnya dalam keterangan pers, Jumat (27/6/2025).

Dalam pertemuan ini, berbagai peluang kerja sama konkret dieksplorasi, mulai dari penguatan UMKM, pemberdayaan perempuan, pelatihan kepemimpinan, hingga rencana link and Match business dan investasi Indonesia – Sarawak Malaysia.

Sementara itu, Caretaker Kadin Agus Suryamal menegaskan, sinergi ekonomi lintas negara ini adalah peluang besar bagi Jawa Barat yang memiliki potensi sumber daya dan SDM luar biasa.

WKU Sarana, Prasarana & Usaha KADIN Ali Said yang menggawangi program ini menggarisbawahi pentingnya infrastruktur dan konektivitas sebagai pilar pembangunan ekonomi. "Kami dorong bukan hanya infrastruktur fisik, tapi konektivitas antar pelaku usaha, termasuk pemberdayaan perempuan dan UMKM dalam skala ASEAN," jelasnya.

Senada, WKU Koordinator Bidang Hukum & HAM Azis Syamsudin menegaskan, kepastian hukum adalah kunci utama mendorong kepercayaan dunia usaha. Kadin Indonesia hadir bukan hanya menjembatani bisnis, tapi memastikan semua berjalan dalam ekosistem yang transparan dan kondusif. “Kepastian hukum adalah pondasi untuk investasi berkelanjutan,sesuai dengan Visi ketua Umum Kadin," tegasnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia