Kamis, 14 Mei 2026

Pengusaha Sepatu Sambut Baik Tarif Impor Trump Jadi 19%

Penulis : Alfida Rizky Febrianna
20 Jul 2025 | 15:45 WIB
BAGIKAN
Foto ilustrasi. Pembeli memilih aneka sepatu di pasar Sentra Sepatu Taman Puring, Jakarta, Jumat (4/7/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Foto ilustrasi. Pembeli memilih aneka sepatu di pasar Sentra Sepatu Taman Puring, Jakarta, Jumat (4/7/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id – Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Yoseph Billie Dosiwoda menyambut baik keputusan Amerika Serikat (AS) memangkas tarif bea masuk produk Indonesia dari 32% menjadi 19%. Menurutnya, hal ini menjadi buah manis dari negosiasi alot pemerintah Indonesia dengan AS.

“Ini tentu bukan perjuangan yang mudah dapat menyepakati penurunan tarif impor produk Indonesia menjadi 19% dari rencana awal ditetapkan sebesar 32% oleh Presiden Donald Trump,” ungkap Yoseph dalam keterangan resmi dikutip pada Minggu (20/7/2025).

Dia mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta jajaran tim negosiasi yang secara intens menjalani beberapa putaran negosiasi.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, meski penurunan tarif impor ini dianggap sebagai tantangan oleh berbagai pihak, namun bagi industri padat karya, kebijakan ini dimaknai sebagai peluang strategis ke depannya.

“Karena hasil tarif 19% bagi Indonesia ini memberikan dampak yang positif dengan harapan meningkatkan nilai ekspor dan investasi di sektor industri padat karya alas kaki yang berdampak menyerap tenaga kerja secara langsung,” jelasnya.

Pengusaha Sepatu Sambut Baik Tarif Impor Trump Jadi 19%
Komoditas ekspor RI ke AS. (Ilustrasi: Investor Daily)

Selain itu, Yoseph menilai, tarif impor 19% ini membawa Indonesia akan lebih kompetitif dibandingkan dengan negara lain. Indonesia dapat lebih bersaing dengan Vietnam yang dikenakan tarif 20%, Kamboja 36%, Malaysia 25%, Thailand 36%, Laos 40%, serta Korea Selatan dan Jepang 25%.

“Di sektor alas kaki, pekerja Indonesia memiliki keunggulan kualitas dalam membuat alas kaki dengan telaten dan rapi, dimana pihak buyer akan mencari kualitas lebih bagus dengan tarif masuk dengan harga yang terjangkau untuk memanfaatkan peluang ini,” ucapnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 40 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia