Kamis, 14 Mei 2026

Prabowo Ajak Pebisnis AS Investasi di Indonesia: Kami Terbuka dan Kompetitif

Penulis : Theressia Sunday Silalahi
19 Feb 2026 | 15:00 WIB
BAGIKAN
Prabowo Subianto dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/02/2026) (Foto: Istimewa)
Prabowo Subianto dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/02/2026) (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id - Presiden Prabowo Subianto meyakinkan bahwa Indonesia merupakan negara yang bisa dipertimbangkan oleh pelaku usaha global untuk melakukan Investasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara di hadapan para pengusaha Amerika Serikat (AS) dalam acara Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Prabowo mempresentasikan didepan kelompok pengusaha AS dan memamerkan kekayaan sumber daya alam Indonesia yang sangat melimpah. Ia pun mendorong peluang investasi di berbagai sektor di era percepatan industrialisasi.

ADVERTISEMENT

"Kami sangat terbuka dengan investasi. Kami butuh investasi dan kami ingin lebih banyak investasi. Kami yakin bahwa kami kompetitif dan menarik," kata Prabowo di Washington DC, dikutip pada Kamis (19/2/2026).

Dari sisi sumber daya alam, lanjutnya, Indonesia memiliki cadangan mineral kritis seperti nikel, tembaga, dan bauksit yang menjadi bahan baku penting bagi teknologi masa depan.

"Saya kira kami memiliki kekuatan di mineral kritis. Saya juga mendapat laporan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan cadangan tanah jarang terbesar di dunia," imbuhnya.

Sementara itu, dari sisi industrialisasi, Prabowo mengatakan Indonesia kini berfokus pada hilirisasi sumber daya alam. Ia mencontohkan bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan menginisiasi 18 proyek hilirisasi tahun ini, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi senilai Rp 50,4 triliun (USD 3 miliar).

"Kami terus bergerak di hilirisasi industri, di mana Danantara menjadi motor penggerak utamanya. Kami bergerak sangat cepat di sektor-sektor tersebut," jelas dia.

Meski demikian, Indonesia tetap berkomitmen menjaga iklim investasi melalui kepastian regulasi, penegakan hukum, serta tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, faktor-faktor tersebut menjadi kunci dalam menarik minat investasi asing.

"Bagi pemimpin bisnis, kepastian adalah hal paling utama. Tidak ada yang mau investasi di situasi atau atmosfer yang dipenuhi ketidakpastian, ketidakstabilan, atau bahkan kekacauan," pungkas Prabowo.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 17 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 27 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 28 menit yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 39 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia