Sabtu, 4 April 2026

Kontrak ExxonMobil Diperpanjang hingga 2055, Investasi Tambah US$ 10 Miliar

Penulis : Prisma Ardianto
22 Feb 2026 | 17:38 WIB
BAGIKAN
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

WASHINGTON, investor.id – Pemerintah Indonesia akan memperpanjang kontrak pengelolaan Blok Cepu bagi perusahaan asal Amerika Serikat, ExxonMobil Cepu Limited, hingga tahun 2055. Sebagai imbal balik atas perpanjangan tersebut, ExxonMobil harus berkomitmen menambah investasi sebesar US$ 10 miliar atau setara Rp 168 triliun (asumsi kurs Rp 16.800 per dolar AS).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang telah ditandatangani Indonesia dan AS. Kontrak ExxonMobil yang sedianya berakhir pada 2035, kini dipastikan berlanjut dua dekade lebih lama.

“Kita akan memperpanjang sampai dengan 2055 dengan total investasi kurang lebih menambah US$ 10 miliar,” ucap Bahlil dalam konferensi pers, Jumat (20/2/2026).

Selain komitmen investasi, Bahlil menyebutkan adanya penyesuaian dalam skema bagi hasil pada Production Sharing Contract (PSC) di Blok Cepu. Pemerintah saat ini tengah merampungkan rincian teknis terkait pembagian pendapatan antara negara dan kontraktor.

Advertisement

“Ada beberapa hal yang harus kita clear-kan, termasuk didalamnya adalah sharing cost recovery antara pendapatan negara dan pendapatan K3S (Kontraktor Kontrak Kerja Sama). Sebentar lagi akan selesai,” urai Bahlil.

Eksistensi ExxonMobil di Indonesia yang telah mencapai lebih dari satu abad menjadikannya mitra strategis di sektor migas. Saat ini, Blok Cepu merupakan salah satu kontributor terbesar bagi produksi minyak siap jual (lifting) nasional selain PT Pertamina.

Blok Cepu menyumbang hingga 30% dari total lifting minyak nasional. “Mereka adalah salah satu penyumbang lifting terbesar selain Pertamina. Hari ini lifting mereka kurang lebih sekitar 170.000 sampai 185.000 barel,” pungkas Bahlil.

Perpanjangan kontrak ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan iklim investasi yang stabil, guna mengoptimalkan produksi migas di tengah upaya pemerintah mengejar target kemandirian energi nasional.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 6 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 16 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 46 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 57 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia