Baja Impor Kuasai 55% Pasar Domestik
13 Mei 2026 | 10:00 WIB
JAKARTA,investor.id -Pelaku industri baja nasional meminta pemerintah memperkuat langkah nyata untuk menyelamatkan industri dalam negeri. Saat ini industri baja masih berada di bawah tekanan berat akibat banjir baja impor murah, lemahnya permintaan domestik, hingga tingginya biaya produksi.
Direktur Eksekutif Harry Warganegara dari Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) mengatakan, kondisi industri baja nasional saat ini belum berada dalam situasi yang sehat. Tekanan terhadap industri terus meningkat seiring derasnya arus produk baja impor murah yang masuk ke pasar domestik, khususnya dari China. "IISIA mencatat sekitar 55% kebutuhan baja nasional saat ini masih dipenuhi melalui impor," terang dia kepada Investor Daily, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

