Kamis, 14 Mei 2026

Serpong Jaya Perkuat Kawasan Hunian Hijau Bebas Banjir di Selatan Jakarta

Penulis : Mardiana Makmun
13 Mei 2026 | 08:08 WIB
BAGIKAN
Hunian hijau di Serpong Jaya
Hunian hijau di Serpong Jaya

JAKARTA, investor.id - Serpong Jaya kembali menegaskan komitmennya sebagai kawasan hunian premium berkonsep hijau yang menggabungkan keindahan alam dengan kemudahan hidup modern. Kawasan hunian yang berlokasi di Jalan Raya Puspitek, Serpong Selatan, berkembang menjadi pilihan utama masyarakat urban yang menginginkan kualitas hidup yang seimbang, hijau, dan bebas banjir.

“Hunian saat ini tidak hanya dilihat sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang hidup yang mampu mendukung kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas penghuninya. Serpong Jaya hadir dengan konsep yang menyatukan ketiganya dalam satu kawasan yang terintegrasi,” ujar Pimpinan Unit Perumahan Serpong Jaya, Suhardiman.

Pengembangan Serpong Jaya oleh PT Primainti Permata, anak perusahaan PT Jaya Real Property Tbk yang sukses mengembangkan Bintaro Jaya, jelas Suhardiman, merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. Pasar, kata dia, membutuhkan lingkungan yang asri melalui tata lanskap hijau, jalan lingkungan yang tertata rapi, serta suasana yang mendukung gaya hidup sehat dan nyaman, seperti konsep Natural Beauty yang diusung Serpong Jaya. Selain itu, dukungan sistem drainase yang telah dirancang sejak 2013 dan berfungsi optimal, mmebuat kawasan ini juga dikenal sebagai hunian yang bebas dari risiko banjir.

ADVERTISEMENT

“Sebagai pengembang terpercaya, Serpong Jaya juga menjunjung tinggi integritas melalui kelengkapan legalitas proyek, mulai dari Sertipikat Pecahan, PBG/IMB, PBB, hingga perizinan lainnya. Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan rasa aman serta perlindungan maksimal bagi konsumen,” tegas Suhardiman.

Serpong Jaya kata Suhardiman juga menawarkan pengalaman hidup yang praktis dan terintegrasi. Beragam fasilitas komersial telah tersedia di dalam kawasan, seperti gerai makanan cepat saji, Taman Jajan, dan Children Playground, serta pengembangan fasilitas tambahan seperti Sport Center dan Waterpark yang akan segera hadir.

Di sisi lain, kawasan ini juga didukung oleh fasilitas eksternal yang lengkap, mulai dari pusat kebutuhan sehari-hari, institusi pendidikan, layanan kesehatan, hingga sarana olahraga. Kemudahan akses menuju Gerbang Tol Serpong, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, serta Stasiun KRL Rawa Buntu semakin memperkuat posisi Serpong Jaya sebagai kawasan hunian dengan konsep One Stop Living.

Melanjutkan keberhasilan pengembangan 11 cluster sebelumnya, Serpong Jaya kini menghadirkan tiga cluster terbaru yaitu Azalea at The Terrace, Groove Serenity, dan The Height Extension, yang menawarkan desain fasad modern serta pilihan tipe hunian yang lebih variatif, sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban masa kini.

Hunian dua lantai yang dibandrol mulai Rp700 juta ini dirancang dengan konsep compact living yang mengutamakan mobilitas, efisiensi, dan fungsi ruang tanpa mengorbankan kenyamanan. Dengan lebar bangunan 5 meter, dilengkapi 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, serta 1 carport, menjadikan hunian ideal bagi keluarga muda dan profesional urban.

Suhardiman menambahkan, kehadiran tiga cluster terbaru ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan hunian yang relevan dengan gaya hidup modern. “Kami ingin memberikan lebih dari sekadar rumah. Kami menghadirkan lingkungan yang memiliki nilai jangka panjang, baik dari sisi kualitas hidup maupun investasi. Ke depan, kami berharap Serpong Jaya dapat terus berkembang sebagai kawasan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat urban,” tambahnya. 

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 38 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia