Sabtu, 4 April 2026

Pemerintah Siapkan 171 Paket Sarpras untuk Dongkrak Produktivitas Sawit

Penulis : Mashud Toarik
13 Jul 2021 | 12:39 WIB
BAGIKAN
Petani usai memanen kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Petani usai memanen kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id - Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam mendorong perkebunan rakyat, termasuk pada perkebunan kelapa sawit.

Hal ini dilakukan untuk mendongkrak produktivitas tanaman yang berujung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satunya paket sarana dan prasarana (Sarpras) seperti pupuk dan pestisida.

“Bantuan ini dalam rangka membangun kebun sawit tahap awal. Prioritas daerahnya di perbatasan, daerah pasca konflik, pasca bencana dan daerah miskin dan tertinggal,” jelas Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) yang dikutip darei keterangan resmi, Selasa (13/7/2021).

Menurut Dedi, pada tahun 2021 ini ditargetkan 171 paket sarana dan prasana untuk diberikan untuk pekebun di seluruh Indonesia. Paket bantuan sarana dan prasana yang dibagikan terdiri dari beberapa macam. Antara lain, paket intensifikasi yaitu bantuan benih, pupuk dan pestisida.

Selain paket intensifikasiada juga paket jalan berupa peningkatan dan perbaikan jalan dalam pekebunan sawit. Pekerjaan ini berupa peningkatan jalan untuk panen, jalan produksi, jalan koleksi, penghubung, gorong-gorong dan rehabilitasi tata kelola air.

Tidak hanya itu, pemerintah juga akan memberikan paket ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oi) berupa bantuan verifikasi teknis untuk mendorong pekebun melaksanakan prinsip keberlanjutan melalui sertifikasi ISPO. Penerima adalah kelompok tani/gapoktan/koperasi dan kelembagaan ekonomi pekebun lainnya.

“Persyaratan pengajuan dana sertifikasi ISPO poktan/gapoktan/koperasi atau kelembagaan ekonomi petani lainnya yang memilki lahan maksimum 1000 ha; legalitas lahan; STDB; surat keterangan kepemilikan lahan tidak dalam sengketa, rencana kegiatan operasional dan laporan kegiatan pekebun, kelompok tani, gapoktan, koperasi atau kelembagaan pekebun lainnya,” papar Dedi.

Lebih lanjut, menurut Dedi, surat pernyataan pengelolaan lingkungan; catatan jumlah pengangkutan TBS dan nama lokasi pabrik kelapa sawit yang dituju; surat penawaran dari lembaga sertifikasi.

Adapun rincian target bantuan perdaerah adalah sebagai berikut, Provinsi Aceh mendapatkan 10 paket terdiri dari 3 intensifikasi, 6 jalan dan satu paket ISPO. Untuk pekebun sawit di Sumut berupa 7 paket yakni 3 intensifikasi, 3 jalan dan 1 ISPO.

Di Riau, pemerintah memberikan bantuan 10 paket terdiri dari 4 intensifikasi, 4 jalan, 1 ISPO. Untuk pekebun di Sumbar 9 paket yakni, 4 intensifikasi, 4 jalan, 1 ISPO.

Sementara di Jambi sebanyak 15 paket. Terdiri dari 14 intensifikasi/jalan 1 ISPO. Di Sumsel 6 paket (3 intensifikasi, 2 jalan, 1 ISPO); Bengkulu 11 paket (5 intensifikasi, 5 jalan, 1 ISPO) dan Banten 2 paket jalan.

Sedang di Kalimantan berlokasi di Kalbar 15 paket (4 ekstensifikasi, 3 intensifikasi, 7 jalan, 1 ISPO); Kalteng 14 paket (6 intensifikasi, 7 jalan, 1 ISPO); Kalsel 4 paket (2 intensifikasi, 2 ISPO); Kaltim 2 paket (1 intensifikasi 1 jalan).

Di wilayah Sulawesi bantuan diberikan ke pekebun di Sulbar 4 paket (1 ekstensifikasi 1 intensifiaksi 1 jalan 1 ISPO); Sulsel 2 paket intensifikasi, Sulteng 5 paket 3 intensifikasi 2 jalan dan Papua Barat 1 paket intensifikasi.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 1 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 26 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 38 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 39 menit yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia