HSBC Indonesia Tingkatkan Layanan Digital Bagi Nasabah Korporasi
JAKARTA, investor.id – PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) pada Selasa (8/9) memperkenalkan beberapa layanan digital yang merupakan penyempurnaan dari layanan yang diberikan pada nasabah korporasi, terutama di sisi cash management, yang meliputi Digital Account Receivables Tools (DART), Receivables Management System (RMS) dan Omni Collect. Keseluruhan sistem tersebut ditujukan membantu nasabah mengalihkan proses manual menjadi elektronik.
Menurut catatan Bank Indonesia, di era disrupsi teknologi saat ini jumlah volume transaksi digital perbankan pada April 2020 meningkat signifikan sebanyak 37,5% secara tahunan. Sementara kenaikan transaksi uang elektronik selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada April 2020 mencapai 64,5%.
Catatan itu juga tercermin dalam survei terbaru HSBC Navigator: “Building Back Better”, yang menunjukkan hampir dua per tiga (64%) bisnis di Indonesia sangat setuju bahwa dalam menghadapi tantangan, bisnis dapat memanfaatkan tekonolgi untuk meningkatkan kinerja. Angka ini cukup tinggi dibanding negara-negara lain (44%).
Head of Global Liquidity and Cash Management (GLCM) PT Bank HSBC Indonesia, Herani Hermawan mengatakan, peningkatan dalam penggunaan perbankan digital merupakan indikasi kebutuhan nasabah korporasi dalam memanfaatkan teknologi.
“Pandemi telah mendorong klien kami yang sebelumnya lebih konservatif dalam mengadopsi fitur digital menjadi lebih terbuka dan beradaptasi dengan model operasional baru. Sebagai contoh, penting bagi nasabah korporasi untuk dapat menyederhanakan dan mempermudah rekonsiliasi piutang,” ujarnya dalam siaran pers.
Untuk itu tim GLCM HSBC Indonesia memperkenalkan serangkaian pernyempurnaan pada sistem digital bagi nasabah korporasi, yang juga meliputi beberapa kemudahan tambahan seperti Liquidity Management Portal (LMP) yang tersedia melalui internet banking, dan soft token untuk mengakses HSBCnet dengan aplikasi ponsel. Dengan demikian, nasabah korporasi dapat menikmati kemudahan dan kenyamanan akses internet banking melalui ponsel untuk mengelola keuangan perusahaan kapan saja, dan di mana saja.
Sejumlah pelanggan disebut-sebut telah menikmati layanan ini, termasuk Amanda Rendyaswara, dari PT Reckitt Benckiser Indonesia. “Reckitt Benckiser Indonesia selalu mencari solusi teknologi sebagai pendorong untuk merampingkan proses. Mengingat hubungan yang terjalin lama dengan HSBC Indonesia, kami percaya bahwa solusi baru HSBC-DART sangat membantu kami dalam hal pengelolaan data. Kini kami menerima laporan lengkap dalam waktu singkat. Dari segi internal, proses kami kini menjadi sangat efisien. Ini sangat membantu kami dalam hal efektivitas dan efisiensi,” katanya.
Menanggapi hal itu, Herani mengatakan bahwa ini adalah bukti bahwa kami bertumbuh dari keinginan kami memberikan layanan nasabah yang sesuai dengan kebutuhan. “Kami senantiasa berinvestasi dalam teknologi digital untuk menyederhanakan proses dan perbankan bagi mereka, terutama selama masa-masa sulit,saat teknologi dan digitalisasi memainkan peran lebih penting dari sebelumnya,” tuturnya.
Dengan beberapa fitur digital baru ini, selain pengalaman yang lebih baik dalam otomasi proses bagi nasabah, HSBC juga membantu pertumbuhan bisnis, mengurangi biaya operasional, mempercepat pengelolaan arus kas dan mengurangi faktor kesalahan manual.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler

