Sektor Keuangan Terjaga, Kredit Perbankan Tumbuh 5,2%
JAKARTA, investor.id - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, stabilitas sektor keuangan terjaga hingga akhir 2021. Sektor ekonomi dalam proses pemulihan didukung dengan semakin membaiknya penanganan Covid-19, ditandai terus menurunnya kasus harian, meski ada tendensi kenaikan kasus Omicron.
Sesuai mandat Undang-Undang, OJK diberi mandat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dengan kebijakan makro dan mikro. Sehingga, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk mengatur, mengawasi, dan melindungi kepentingan konsumen sektor jasa keuangan.
"Berdasarkan mandat tersebut, stabilitas sistem keuangan terjaga. Perbankan pada akhir 2021, kredit sudah bertumbuh 5,2% (yoy) dengan NPL (non performing loan) yang terkendali pada level 3%," papar Wimboh dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2022, Kamis (20/1).
Rasio kredit bermasalah (NPL) gross perbankan mengalami perbaikan dibandingkan dengan posisi tahun 2020 yang sebesar 3,06%.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





