Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Digital, BI akan Tunjuk Bank Penyalur

Penulis : Arnoldus Kristianus
25 Aug 2022 | 13:24 WIB
BAGIKAN
Nilai tukar Rupiah, Sumber : Antara
Nilai tukar Rupiah, Sumber : Antara

JAKARTA,investor.id -Bank Indonesia (BI) sedang memproses pemilihan pemain terbesar di perusahaan sistem pembayaran bank untuk mendistribusikan rupiah digital. Pengembangan rupiah digital bukan hanya terkait fisik, tetapi juga platform teknologi hingga desain fitur keamanan, sehingga rupiah digital dapat menjadi alat pembayaran resmi yang sah.

Platform distribusi akan menggunakan blockchain Distributed Ledger Technique (DLT) dan bank harus memiliki akun digital dan akun standard,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) ke-16 dan Call for Papers pada Kamis ( 25/8).

Dia mengatakan, BI mendapatkan amanat menerbitkan rupiah digital sebagai alat pembayaran yang sah. BI memilih untuk mendistribusikan rupiah digital secara wholesale atau grosir, artinya hanya kepada perbankan dan perusahaan sistem pembayaran yang besar.

ADVERTISEMENT

Bank sentral mendistribusikan rupiah digital, hanya melalui perbankan atau perusahaan sistem pembayaran terpilih yang dapat menggunakan DLT yang dimiliki masing-masing.

Adapun, dua model pendistribusian mata uang digital bank sentral atau central bank digital currency (CBDC), yaitu pertama, bank sentral hanya berfokus pada sistem grosir dengan memilih pemain besar secara systemic yang berarti berhubungan dengan suatu sistem atau susunan yang teratur. Kedua yaitu perbankan dan perusahaan sistem pembayaran diamanatkan untuk mendistribusikan secara ritel.

Dia mengatakan, rupiah digital merupakan sebuah bentuk CBDC, dimana konstitusi dan Undang-Undang BI mengamanatkan bank sentral untuk mengeluarkan rupiah digital sebagai kedaulatan negara dan satu-satunya alat pembayaran yang sah.

Nantinya generasi milenial akan memiliki dua rekening di bank maupun perusahaan sistem pembayaran, baik rekening biasa maupun rekening digital. Selain itu BI juga sedang menyiapkan integrasi interkoneksi dan interoperabilitas atau infrastruktur sistem pembayaran dan pasar uang.

"Kami akan lakukan itu, nantinya milenial bisa melakukan metaverse dari rekening digital tersebut menggunakan rupiah digital," ucap Perry.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia