Jumat, 15 Mei 2026

Total Aset Bank Mandiri (BMRI) Nyaris Tembus Rp 2.000 T

Penulis : Nida Sahara
31 Jan 2023 | 16:46 WIB
BAGIKAN
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo dalam konferensi pers Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan IV-2022 Bank Mandiri secara daring, Selasa (31/1/2023).
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo dalam konferensi pers Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan IV-2022 Bank Mandiri secara daring, Selasa (31/1/2023).

JAKARTA, investor.id – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang 2022, tercermin dari total aset secara konsolidasi yang nyaris menembus Rp 2.000 triliun. Tepatnya, aset Bank Mandiri dan entitas anak mencapai Rp 1.992,54 triliun, tumbuh 15,47% secara tahunan (year on year/yoy).

Total aset tersebut juga menjadi rekor terbesar sepanjang sejarah perseroan. Pencapaian tersebut tak lepas dari dukungan kinerja kredit yang impresif. Pencapaian kredit Bank Mandiri tahun lalu pun melampaui pertumbuhan kredit secara industri yang sebesar 11,35% di 2022.

Bank Mandiri menyalurkan kredit Rp 1.202,23 triliun tumbuh 14,48% (yoy). Bila dirinci berdasarkan segmennya, kredit Bank Mandiri didominasi oleh kredit korporasi yang mencapai Rp 414,1 triliun pada akhir 2022, tumbuh 11,8% dari periode tahun sebelumnya Rp 370,2 triliun.

ADVERTISEMENT

"Berkat pencapaian kredit yang impresif, total aset Bank Mandiri secara konsolidasi pun berhasil menyentuh Rp 1.992,6 triliun atau tumbuh 15,5% secara tahunan," imbuh Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo dalam konferensi pers Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan IV-2022 Bank Mandiri secara daring, Selasa (31/1/2023).

Kualitas aset pun terjaga dengan baik, terindikasi dari rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross yang berada di level 1,88% pada akhir Desember 2022. NPL tersebut membaik dibandingkan posisi Desember 2021 yang berada di posisi 2,81%.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp 1.490,84 triliun, mengalami pertumbuhan 15,46% (yoy) sepanjang 2022. Di mana, rasio dana murah (current account saving account/CASA) Bank Mandiri sebesar 77,6%, lebih besar dibandingkan periode 2021 sebesar 74% terhadap total DPK.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia