Jumat, 15 Mei 2026

OJK: Penerapan Keuangan Berkelanjutan Buka Keran Investasi hingga Lapangan Kerja

Penulis : Prisma Ardianto
28 Aug 2024 | 20:31 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam Asian Confederation of Institutes of Internal Auditors (ACIIA) Regional Conference 2024 Internasional dengan tema "Purposeful Impact" yang diselenggarakan oleh Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia di Bali, pada Rabu (28/8/2024). (Sumber: OJK)
Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam Asian Confederation of Institutes of Internal Auditors (ACIIA) Regional Conference 2024 Internasional dengan tema "Purposeful Impact" yang diselenggarakan oleh Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia di Bali, pada Rabu (28/8/2024). (Sumber: OJK)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penerapan keuangan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di Indonesia dan mewujudkan industri jasa keuangan yang lebih resilien. Implementasi keuangan berkelanjutan dinilai dapat membuka keran investasi dan menciptakan lapangan kerja baru.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam Asian Confederation of Institutes of Internal Auditors (ACIIA) Regional Conference 2024 Internasional dengan tema “Purposeful Impact” yang diselenggarakan oleh Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia di Bali, pada Rabu (28/8/2024).

“Tantangan yang kita hadapi memang besar, namun begitu pula dengan peluang yang ada. Dengan implementasi keuangan berkelanjutan, kita memiliki potensi untuk membuka peluang investasi bernilai triliunan, menciptakan banyak lapangan kerja baru, dan membangun masa depan yang tangguh serta sejahtera bagi generasi mendatang,” ujar Sophia.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, Sophia juga menyampaikan bahwa OJK telah mengeluarkan berbagai peraturan pendukung, termasuk peraturan mengenai perdagangan karbon melalui bursa karbon dan penerbitan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI). TKBI berfungsi sebagai standar utama untuk mengklasifikasikan kegiatan ekonomi yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan target Net Zero Emission (NZE) Indonesia.

Ke depan, kata dia, OJK juga akan memperbarui POJK 51/2017 terkait implementasi keuangan berkelanjutan untuk mengikuti standar internasional seperti IFRS S1 (International Financial Reporting Standards Sustainability 1) dan S2, guna meningkatkan transparansi dan mencegah greenwashing.

Adapun konferensi ini juga turut dihadiri oleh President IIA Indonesia, Chair of IIA Global Board, Chair International Audit Standard Board IIA dan President ACIIA, dan para Internal Auditor di kawasan Asia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 26 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia