Kamis, 14 Mei 2026

Berkembang Lewat Magang dan Berkarir di Industri Asuransi 

Penulis : Euis Rita Hartati
8 Sep 2024 | 23:28 WIB
BAGIKAN
Program Mandiri Inhealth Campus Fit bersama mahasiswa ilmu Kesehatan
Program Mandiri Inhealth Campus Fit bersama mahasiswa ilmu Kesehatan

JAKARTA, investor.id - Perusahaan asuransi jiwa dan Kesehatan, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) kembali menggelar Program “Mandiri Inhealth Campus Fit” bersama mahasiswa ilmu Kesehatan. Kali ini “Mandiri Inhealth Campus Fit” menghadirkan kegiatan interaksi inspiratif “CeritaIn” bersama Putri Indonesia 2022 asal Jawa Tengah Catherine Widya Putri Stumer di Kampus Poltekes Kemenkes Semarang, Jawa Tengah.

Keterlibatan Putri Indonesia 2022 dalam aktivitas “Mandiri Inhealth Campus Fit” kali ini, menurut Ariyo Putro (Human Capital Division Head Mandiri Inhealth), menjadi bagian dari aktivitas “CeritaIn” yang bertujuan untuk berbagi inspirasi dan semangat kepada mahasiswa.

“Catherine Widya Putri Stumer berhasil menjadi Putri Persahabatan dalam ajang Putri Indonesia 2022 karena sikapnya yang terbuka dan penuh persahabatan. Selain perjuangan kerasnya dalam merintis karir, paduan Brain, Beauty, Behavior dan ketulusan hati yang dimiliki Catherine menjadi kunci pengembangan karirnya. Kehadirannya dalam Mandiri Inhealth Campus Fit tentu dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Ilmu Kesehatan di Semarang untuk membuka diri dan mengembangkan potensinya bersama industri”, jelas Ariyo Putro.

ADVERTISEMENT

Program “Mandiri Inhealth Campus Fit” memperkenalkan kepada mahasiswa ilmu Kesehatan terkait ruang dan peluang menarik untuk berkembang melalui industri asuransi. Dengan potensi keilmuan Kesehatan yang dimilikinya, mahasiswa dapat belajar sambil bekerja melalui program magang yang ditawarkan Mandiri Health. Kesempatan magang ini juga dapat menjadi jembatan potensial peluang berkarirnya dalam industri asuransi setelah lulus kuliah nanti.

“Saat ini kebanyakan mahasiswa ilmu Kesehatan fokus membidik mimpinya bekerja pada layanan klinis saja, sementara peluang berkarir sesungguhnya cukup terbuka di industri terkait kesehatan lainnya. Industri seperti asuransi kesehatan sesungguhnya dapat mejadi salahsatu pilihan ruang berkembang dan peluang berkarir yang menarik bagi teman-teman Mahasiswa ilmu Kesehatan, karena mereka memiliki relasi kemampuan terkait ilmu kesehatan, dan pengelolaan resiko masalah kesehatan”, ungkap Aryo Putro.

Selain Catherine Widya Putri Stumer dan Human Capital Division Head Mandiri Inhealth Aryo Putro, “Mandiri Health Campus Fit” juga menghadirkan Head of Healthcare Service Division Gustiyanty Kaimuddin, Head of Semarang Operations Office Rukmi Dyah dan Claim Unit Head Operation Semarang Citra Siswanto untuk berbagi cerita tentang aktivitas layanan asuransi Kesehatan. Dalam kunjungannya untuk berbagi inspirasi “CeritaIn” di Semarang, “Mandiri Inhealth Campus Fit” memberikan gambaran lebih luas lanskap potensi mahasiswa untuk memasuki industri asuransi yang berkait dengan ilmu Kesehatan. Dari cerita tersebut mahasiswa dapat melihat langsung ruang berkembang melalui program internship/magang dan peluang berkarir setelah lulus kuliah.

Dalam kegiatan tersebut Head of Healthcare Service Division Gustiyanty Kaimuddin juga menambahkan bahwa mahasiswa ilmu kesehatan memiliki pemahaman mendalam tentang kesehatan, kemampuan untuk menilai risiko kesehatan dan kemampuan teknis dan klinis. “Kompetensi ini memungkinkan mereka mampu menangani dan memitigasi risiko klaim kesehatan secara lebih efektif, karena memahami diagnosis, pengobatan, dan prosedur klinis yang terlibat”, jelas Gustiyanty Kaimuddin.

“Secara keseluruhan, kompetensi dalam ilmu kesehatan memberikan keunggulan dalam memahami aspek medis dan teknis dari layanan asuransi, misalnya analisis resiko dan penjaminan (Underwriting), pengelolaan klaim Kesehatan, dan pengembangan produk asuransi untuk masyarakat. Bahkan mahasiswa ilmu Kesehatan juga terbiasa melakukan penyuluhan dan pelatihan Kesehatan untuk masyarakat, serta memahami manajemen dan Kebijakan Kesehatan”, tambahnya.

Industri Kesehatan tidak hanya terbatas dengan layanan klinis saja, namun juga mencakup pengelolaan Kesehatan di masa depan dengan pemanfaatan teknologi dan asuransi yang terkelola dengan baik untuk masa depan. Berbagai industri yang terkait Kesehatan tersebut tentunya dapat menjadi ruang serta peluang berkembangnya mahasiswa program studi Kesehatan. Asuransi Kesehatan seperti Mandiri InHealth dapat menjadi contoh pilihan menarik anak-anak muda potensial yang menguasai pengetahuan terkait ilmu Kesehatan.

Kota Semarang merupakan kota kedua yang dikunjungi “Program Mandiri Inhealth Campus Fit”, setelah Poltekes Kemenkes Yogyakarta. Jeffri Ardiyanto, M.App, Sc, Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang mengapresiasi komitmen Mandiri Inhealth dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka dan berkarya dalam ragam bidang kesehatan. “Acara ini merupakan langkah yang tepat untuk mendorong mahasiswa agar dapat mengaplikasikan Ilmu Kesehatan yang mereka miliki di dunia kerja, khususnya di bidang asuransi Kesehatan”, ujar Jeffri Ardiyanto dalam kegiatan tersebut.

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) memulai perjalanannya sebagai penyedia layanan jaminan kesehatan sejak tahun 1992. Pada tahun 2009, Mandiri Inhealth menyelenggarakan program jaminan kesehatan komersial dengan sistem Managed Care untuk perusahaan swasta, BUMN, dan institusi pemerintahan. Pada 26 Juni 2024, kepemilikan saham PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) secara resmi dimiliki PT Asuransi Jiwa IFG (80%) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (20%). Strategi perubahan struktur kepemilikan saham tersebut diharapkan dapat mendorong Mandiri Inhealth dan IFG Life menjadi perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan berbasis proteksi yang terbesar di Indonesia.

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 41 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 52 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia