Jumat, 15 Mei 2026

Potensi Amar Bank Pacu Ekonomi Digital RI

Penulis : Emanuel Kure
11 Feb 2025 | 19:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Amar Bank (Foto: Dok.PR)
Ilustrasi Amar Bank (Foto: Dok.PR)

JAKARTA,investor.id- PT Amar Bank Indonesia Tbk (Amar Bank)  telah memanfaatkan peluang menjanjikan dalam industri perbankan digital di Indonesia, yang didorong oleh dominasi demografi usia muda serta tingginya tingkat penetrasi smartphone.

Ini terbukti dari pertumbuhan kinerja Amar Bank didukung oleh inovasi digital yang menjadi inti strategi perseroan. Aplikasi Amar Bank Digital dan Tunaiku berperan penting dalam memperluas layanan kepada segmen underbanked.

Hingga kuartal III-2024, Tunaiku telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp13,4 triliun. Sejalan dengan itu, Amar Bank juga mencatatkan laba positif pada kuartal III tahun 2024, dengan lebih dari 50% penyaluran kredit ke segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Laba bersih perseroan mencapai Rp152,26 miliar, meningkat 20,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp126,49 miliar.

ADVERTISEMENT

“Pencapaian ini menegaskan komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia melalui solusi keuangan yang inovatif dan terpercaya. Melalui platform digital kami seperti Tunaiku, kami terus berupaya meningkatkan akses keuangan yang inklusif,” kata Vishal Tulsian, Presiden Direktur Amar Bank dalam keterangan persnya, Selasa (11/2/205).

Selain itu, Bank Amar juga mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan pada kuartal III-2024, dengan pinjaman bruto mencapai Rp2,8 triliun per September 2024, meningkat 14,9% YoY.

Pendapatan operasional bank juga tumbuh 26,65% YoY menjadi Rp1,18 triliun, didukung oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 30,39% dan pendapatan non-bunga sebesar 18,31%.

“Posisi modal Amar Bank yang solid dengan CAR di atas 100% memungkinkan Amar Bank untuk terus berinovasi dalam layanan digital sambil menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit,” tambah David Wirawan, SVP Finance Amar Bank.

Dari segi segmentasi, Amar Bank juga memfokuskan ekspansi kredit pada sektor-sektor produktif, terutama pembiayaan UMKM yang memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan. Strategi ini dinilai sejalan dengan komitmen Amar Bank untuk mendukung pemulihan dan penguatan ekonomi nasional melalui pemberdayaan pelaku UMKM.

“Dengan efisiensi manajemen biaya dan strategi inovasi digital, kami optimis dapat memperkuat pertumbuhan di segmen ritel dan UMKM, sekaligus mempertahankan posisi Amar Bank sebagai pemimpin di industri perbankan digital di Indonesia,” tambah David.

Dukungan Teknologi

Mencermati potensi pertumbuhan ini Head of Research Shinhan Sekuritas Indonesia, Helmi Therik, FRM, dalam laporannya mengatakan Amar Bank beroperasi di industri yang terus berkembang, menjadikannya faktor utama yang mendukung pertumbuhan masa depan perusahaan.

“Dengan demografi Indonesia yang didominasi oleh generasi muda serta tingkat penetrasi teknologi digital yang tinggi, peluang untuk pertumbuhan perbankan digital sangat menjanjikan. Konsumen kini semakin mengutamakan kemudahan transaksi, efisiensi solusi keuangan, dan fitur yang ramah pengguna, menciptakan peluang signifikan bagi Bank Amar untuk berkembang,” tutur Helmi.

Melalui layanan keuangan digital, lanjut Helmi, Bank Amar berhasil menembus segmen underserved, yang menjadi proposisi nilai unik dan membedakannya dari bank konvensional. Sebagian besar kredit yang disalurkan (86%) digunakan untuk kegiatan produktif seperti modal kerja, sementara 14% lainnya dimanfaatkan untuk konsumsi.

“Dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI), Bank Amar mampu mengelola risiko secara cerdas, memungkinkan penyaluran kredit dilakukan dengan pendekatan selektif sambil tetap menjaga toleransi risiko yang dapat diterima. Keunggulan ini tidak hanya memperkuat posisinya di pasar yang kurang terlayani tetapi juga menjadikannya berbeda dari para pesaing,” ucap Helmi.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia