Sebulan Meluncur, Transaksi QRIS Tap Capai Rp 3,24 Miliar
JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan penggunaan Quick Responses Indonesian Standard Tanpa Pindai (QRIS Tap) mencatat transaksi sebesar Rp 3,24 miliar hingga 16 April 2025 atau sekitar sebulan sejak diluncurkan pada 14 Maret 2025.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan terdapat sebanyak 1,44 juta merchant telah menggunakan QRIS Tap. Dari merchant tersebut tercatat jumlah transaksi sebanyak 42,9 juta.
“Nominalnya sebesar Rp 3,24 miliar dengan user sebesar 20,8 juta,” ucap Filianingsih dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan April 2025 yang berlangsung secara virtual pada Rabu (23/4/2025).
Implementasi QRIS Tap akan diterapkan secara bertahap hingga akhirnya dapat digunakan secara luas di kanal-kanal moda transportasi, layanan publik, dan merchant lainnya.
Pada tahap awal, QRIS Tap bisa digunakan di beberapa lokasi layanan transportasi, parkir, rumah sakit, serta ritel dan UMKM, antara lain Stasiun MRT Bundaran HI dan Stasiun MRT Lebak Bulus, Transjakarta (terbatas pada Royaltrans), DAMRI (terbatas pada JR Connexion Jabodetabek), merchant parkir, serta rumah sakit diantaranya RSUD Tarakan, RSCM Kencana, dan RSPAD Gatot Subroto Paviliun Kartika.
Pada tahap selanjutnya, implementasi QRIS Tap akan diperluas ke seluruh stasiun MRT, Transjakarta, LRT Jakarta dan Jabodebek, perluasan ticketing DAMRI, KRL (rute Jabodetabek dan Jogja–Solo), Teman Bus, dan perluasan secara berkelanjutan pada merchant lainnya.
Masyarakat dapat memperoleh informasi terkini terkait teknis dan tahapan implementasi QRIS TAP di sektor transportasi dan merchant lainnya pada kanal-kanal informasi milik masing-masing operator dan merchant.
Baca Juga:
Era Baru Pembayaran Bernama QRIS TAPQRIS Tap memberikan alternatif cara pembayaran bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan publik dan transaksi ritel secara digital. Dengan QRIS Tap, transaksi dilakukan cukup dengan mendekatkan smartphone ke terminal pembayaran.
“Nah ini baru satu bulan dan kita kedepankan, ini memang bertahap, nantinya kita akan terus kembangkan untuk seluruh moda transportasi, baik Damri, MRT, LRT dan juga KRL. Jadi ini merupakan salah satu fitur baru NFC,” terang Filianingsih.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






