OJK akan Longgarkan Aturan Kepemilikan Asing di Reasuransi
Ogi menjelaskan, ketentuan permodalan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas keuangan. Sebab, kemampuan keuangan akan memengaruhi proses seleksi risiko. Dari kekuatan permodalan itu pula, reasuransi dapat mendorong aspek kompetensi dan kapabilitas dalam menyerap pertanggungan terhadap risiko-risiko yang ditutup pertanggungannya. Ini yang pada gilirannya menahan premi-premi asuransi tak lari ke luar negeri.
“Ini juga harus ditopang dengan bagaimana proses underwriting yang lebih baik,” imbuh Ogi.
Di samping itu, Ogi mengatakan bahwa OJK mendorong reasuransi menggunakan teknologi digital dalam pengelolaan data, menilai risiko yang ada, dan mengembangkan cara baru dalam melakukan seleksi risiko. Dalam hal ini, OJK berharap reasuransi mulai menggarap dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
“Penggunaan AI untuk memudahkan proses underwriting atas risiko yang sebelumnya tidak bisa di-underwrite akan sangat membantu perusahaan asuransi dan perusahaan reasuransi dalam mengelola risiko yang lebih baik,” ujar Ogi.
Selain itu, OJK juga telah mendorong perusahaan asuransi maupun perusahaan reasuransi untuk menyusun data pertanggungan dengan disiplin. Lewat cara ini, perusahaan asuransi atau reasuransi dapat memastikan proses penyelesaian klaim lebih cepat.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






