Jumat, 15 Mei 2026

Makin Lesu, Kredit Perbankan Tumbuh 7,77% pada Juni 2025

Penulis : Prisma Ardianto
16 Jul 2025 | 14:52 WIB
BAGIKAN
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Investor Daily/David Gita Roza)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Juni 2025 sebesar 7,77% year on year (yoy). Angka ini menunjukkan perlambatan dalam kurun empat bukan berturut-turut sejak Maret.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menegaskan, kredit perbankan perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kredit perbankan pada Juni 2025 tumbuh sebesar 7,77% yoy, menurun dibandingkan dengan pertumbuhan Mei 2025 yang sebesar 8,43% yoy,” ungkap Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada Juli 2025 di yang digelar secara virtual pada Rabu (16/7/2025)

ADVERTISEMENT

Dari sisi penawaran, perkembangan ini dipengaruhi oleh perilaku bank yang cenderung berhati-hati dalam menyalurkan kredit di tengah dana pihak ketiga yang tumbuh meningkat menjadi 6,96% yoy pada Juni 2025. Perkembangan ini membuat bank cenderung menempatkan pada surat-surat berharga dan meningkatkan standar penyaluran kredit (credit lending standard).

Dari sisi permintaan, tren penyaluran kredit dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi yang perlu terus didorong. Berdasarkan penggunaan, kredit investasi, kredit konsumsi, dan kredit modal kerja masing-masing tumbuh sebesar 12,53%, 8,49%, dan 4,45% pada Juni 2025.

Berdasarkan sektor, kredit sektor perdagangan, pertanian, dan jasa dunia usaha perlu ditingkatkan untuk mendukung pembiayaan ekonomi. Pembiayaan syariah tumbuh sebesar 8,37% yoy, sedangkan pertumbuhan kredit UMKM masih rendah sebesar 2,18% yoy.

Perry menyatakana, ke depan Bank Indonesia akan terus mendorong penyaluran kredit perbankan, termasuk melalui kebijakan makroprudensial yang akomodatif. Bank Indonesia juga akan terus mempererat koordinasi dengan Komisi Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk mendorong pertumbuhan kredit dalam mendukung pembiayaan ekonomi.

“Dengan perkembangan dan arah kebijakan tersebut, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan pada tahun 2025 akan berada dalam kisaran 8-11%,” ujar Perry

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia