Jumat, 15 Mei 2026

Permintaan Proteksi Berbasis Syariah Terus Tumbuh

Penulis : Heru Febrianto
4 Aug 2025 | 13:59 WIB
BAGIKAN
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah)memperkuat kemitraan strategis melalui layanan bancassurance. (Foto Ist)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah)memperkuat kemitraan strategis melalui layanan bancassurance. (Foto Ist)

JAKARTA, investor.id – Permintaan masyarakat akan solusi proteksi berbasis syariah terus meningkat. Selama tujuh tahun terakhir, total kontribusi tahunan asuransi syariah tumbuh 11% per tahun.

Namun, masih terdapat kesenjangan yang signifikan dalam akses masyarakat terhadap layanan perlindungan syariah dengan indeks inklusi keuangan syariah hanya 13,41%, jauh tertinggal dari indeks literasi yang mencapai 43,42%.

Untuk memperluas inklusi keuangan syariah dan memperkuat kemitraan strategis melalui layanan bancassurance, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjalin kerja sama dengan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah).

ADVERTISEMENT

Sinergi antara kedua pemimpin industri ini akan menghadirkan solusi proteksi yang relevan dan lebih mudah diakses oleh keluarga Indonesia melalui kanal bancassurance, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.

Bancassurance telah muncul sebagai kanal yang efisien untuk mengatasi kesenjangan ini dan memenuhi kebutuhan perlindungan masyarakat luas. Selain itu, pada semester pertama tahun 2025, kanal distribusi bancassurance berkontribusi sebesar 39% dari total pendapatan premi industri asuransi jiwa Indonesia, menjadikannya kanal terbesar yang mendukung pertumbuhan sektor ini.

Wakil Presiden Direktur Bank Syariah Indonesia, Bob Tyasika Ananta mengatakan perusahaan menyambut baik kolaborasi dengan Prudential Syariah sebagai bagian dari komitmen BSI untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional dan mempercepat visi Indonesia Emas 2045.

“Sebagai bank syariah terbesar dengan 21 juta nasabah dan lebih dari 1.000 jaringan cabang di seluruh Indonesia, BSI hadir sebagai One Stop Solution bagi kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan syariah yang komprehensif, termasuk perlindungan jiwa dan kesehatan berbasis Syariah,” kata Bob dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Sementara itu, Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin menambahkan kolaborasi ini telah menyediakan kebutuhan perlindungan untuk berbagai tahapan kehidupan, seperti asuransi kesehatan, jiwa, maupun perlindungan dengan proposisi syariah yang kuat seperti perlindungan perjalanan ibadah haji dan umrah, melalui produk PRUSafar.

Ia juga menjelaskan, Prudential adalah perusahaan asuransi global pertama yang mendirikan entitas asuransi jiwa syariah mandiri di Indonesia. Sejak tahun 2022, Prudential Syariah telah menyediakan solusi perlindungan berbasis syariah yang komprehensif untuk setiap tahapan dan lapisan masyarakat.

“Dengan berkolaborasi bersama BSI, Prudential Syariah berharap dapat memperluas jangkauan layanan kami kepada nasabah bank sekaligus membangun kepercayaan yang lebih kuat dengan masyarakat. Kanal bancassurance merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis baru kami, sejalan dengan meningkatnya permintaan akan perlindungan yang lebih beragam dan selaras dengan prinsip-prinsip syariah,” paparnya.

Menurutnya kolaborasi strategis ini merupakan bukti kekuatan sinergi antar pemimpin industri dalam memperkuat ekonomi syariah nasional dan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat keuangan syariah dan industri halal global.

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia