Pemkab Buleleng Ancam Tutup Toko Jual Miras
SINGARAJA-
Pemerintah Kabupaten Buleleng mengimbau pemilik toko modern dan toko-toko
lainnya di Bali utara tidak lagi memasarkan minuman keras (miras) jenis alkohol
golongan A.
"Jika masih ada pemilik toko dan minimarket yang membandel akan dikenakan
sanksi tegas yang berujung pada penutupan toko bersangkutan," kata Kepala
Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng Made Arnika di
Singaraja, Senin.
Ia mengatakan, hal itu sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor
06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan,
Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.
Pihaknya mempertegas bahwa di dalam peraturan itu, minimarket diminta tak lagi
memajang minuman keras jenis alkohol golongan A segala merek, baik
terang-terangan maupun secara diam-diam.
"Sanksi terberatnya, kami bisa kasih rekomendasi untuk pencabutan izin
usahanya. Tidak hanya itu, kami bisa laporkan juga nanti ke pihak
berwajib," kata Arnika.
Pihaknya sudah melakukan sosialisasi hampir ke seluruh kecamatan di Buleleng
mengenai Permendag Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tersebut.
Ia mengharapkan peraturan tersebut dapat diikuti dengan seksama oleh semua
kalangan masyarakat, baik penjual maupun konsumen. (ant/gor)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler

