Kamis, 14 Mei 2026

200 Perusahaan Ikut Pameran Industri Beton

Penulis : Gora Kunjana
16 Sep 2016 | 17:39 WIB
BAGIKAN

JAKARTA – PT UBM Pameran Niaga Indonesia menggelar pameran beton dan konstruksi terkemuka se-Asia Tenggara, Concrete Show South East Asia (SEA) 2016 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, 14-16 September 2016.


Sebanyak 200 perusahaan dari 28 negara, yakni Indonesia, Jerman, Italia, Spanyol, Belgium, Turkey, Jepang, Singapura, Malaysia, Rusia, dan Tiongkok, mengikuti pameran ini.

ADVERTISEMENT


Christopher Eve, presiden direktur UBM Pameran Niaga, menyatakan, Concrete Show SEA 2016 merupakan platform yang tepat bagi para pemain di industri beton dan konstruksi, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara untuk memperluas jaringan dan mengembangkan bisnisn, serta membawa solusi untuk mendukung rencana program pemerintah dalam peningkatan percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.


Pameran ini dibuka Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono.


“Pameran ini mendukung perkembangan industri beton dan konstruksi di Indonesia serta membawa solusi untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan pembangunan infrastruktur,” papar dia, belum lama ini.


Dia menambahkan, peningkatan teknologi konstruksi harus terus dikembangkan agar percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat tercapai dan akan mempercepat jalannya tingkat pertumbuhan perekonomian nasional.


Concrete Show SEA diharapkan dapat menjadi sarana meningkatkan kemampuan dan kualitas bangunan di mana semua pemain utama global di industri ini berkumpul dan berinteraksi.


Di sisi lain, pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi sisi produksi dengan menitikberatkan pada beberapa sektor produktif, salah satu diantaranya adalah sektor konstruksi. Sektor konstruksi diharapkan tumbuh sebesar 8,1% pada 2017, seiring meningkatnya proyek-proyek infrastruktur pemerintah dan proyek-proyek swasta.


Dengan begitu, tren pemanfaatan beton untuk infrastruktur diprediksi terus meningkat setiap tahunnya, yang digunakan untuk berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol, jembatan, waduk, dan bangunan. (ac)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 39 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia