Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Asam Fosfat
GRESIK - PT Petrokimia Gresik membangun pabrik asam fosfat untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pupuk NPK Phonska yang selama ini masih dipenuhi melalui impor.
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Hidayat Nyakman, Sabtu mengatakan, dengan adanya pabrik asam fosfat akan menghemat devisa negara sebesar Rp2,2 triliun, sebab selama ini kekurangan asam fosfat sebesar 225 ribu ton/tahun diambil dari Jordania, Maroko, Afrika Selatan, Filipina dan India.
"Produksi asam fosfat di dalam negeri belum mencukupi, padahal bahan baku pupuk NPK terus meningkat, oleh karena itu salah satu solusinya adalah dengan mendirikan pabrik asam fosfat," tuturnya.
Pendirian pabrik asam fosfat akan menempati lahan sekitar 10 hektar di Kabupaten Gresik dengan pengerjaan selama 30 bulan, serta menelan investasi 160 juta dolar AS dengan kapasitas produksi 200 ribu ton/tahun.
"Karena menelan biaya yang cukup besar, Petrokimia Gresik telah menggandeng Bank Central Asia (BCA) untuk pembiayaanya, dengan komposisi 70 persen dari BCA dan 30 persen dari perusahaan," ucapnya.
Hidayat mengatakan, pembangunan pabrik ditarget selesai pada pada pertengahan tahun 2015, dan bisa beroperasi secara komersial.
"Dengan adanya pabrik ini, diharapkan ketergantungan impor bahan baku pupuk NPK Phonska dari negara lain bisa ditekan," ujarnya. (Investor Daily/tk/ant)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler



