Ekonomi ASEAN+3 Diperkirakan Tumbuh 4,6% Tahun Ini
JAKARTA, investor.id - Perekonomian ASEAN+3 diperkirakan akan tumbuh lebih dari 4% pada 2023. Hal ini terungkap dalam laporan ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) edisi Juli. Adapun ASEAN+3 meliputi 10 negara ASEAN, Jepang, Korea, Tiongkok, dan Hong Kong.
Berdasarkan laporan tersebut, ekonomi ASEAN+3 akan tumbuh 4,6% tahun ini, naik 3,2% yang dicatatkan sebelumnya. Produk domestik bruto (PDB) ASEAN+3 diproyeksikan akan naik 4,5% pada tahun 2024.
Direktur Jenderal Luar Negeri di Japan Housing Finance Shimizu Toshio membahas laporan ini saat mengikuti rangkaian ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting di Jakarta pada Selasa (22/8/2023).
“Ekonomi ASEAN+3 akan tumbuh 4,6% pada tahun 2023. Jadi proyeksi AMRO tidak berubah,” ucap Toshio pada pertemuan tersebut.
Meski demikian, laporan tersebut merevisi pertumbuhan PDB ASEAN. Sebelumnya, 10 negara ASEAN secara kolektif diperkirakan akan tumbuh 4,9%. Namun, outlook ekonomi ASEAN direvisi menjadi 4,5%.
“[Proyeksi PDB yang lebih rendah untuk ASEAN] disebabkan oleh dampak lemahnya permintaan eksternal di Singapura dan Vietnam,” tambah Toshio.
AMRO juga meningkatkan estimasi pertumbuhan ekonomi negara Plus-3 (Jepang, Korea, Tiongkok, dan Hong Kong) yang sebelumnya 4,5% menjadi 4,6% untuk 2023.
“Pertumbuhan ekonomi negara Plus-3 mencerminkan tingginya pariwisata inbound dan permintaan dalam negeri yang umumnya didorong oleh Hong Kong dan Jepang,” ucap Toshio.
Ekonomi Jepang diperkirakan akan stabil di angka kisaran 1%. PDB Jepang diestimasikan akan naik 1,4% pada tahun 2023, dan tumbuh 1,1% di tahun berikutnya. Ekonomi Jepang di tahun 2022 tumbuh 1%.
Toshio juga turut membahas pasar perumahan di kawasan ASEAN+3.
“Biaya material konstruksi dan tenaga kerja telah meningkat signifikan. Ini menyebabkan tingginya harga rumah dan berdampak pada pasar perumahan, membuat harga rumah menjadi mahal,” jelasnya.
“Sebagian besar bank sentral telah memperketat kebijakan moneternya untuk mengatasi inflasi. Suku bunga kredit juga meningkat, membuat harga rumah semakin tidak terjangkau terutama bagi masyarakat berpendapatan menengah ke bawah,” kata Toshio.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






